REYGANTARA

REYGANTARA

  • WpView
    Reads 3,659
  • WpVote
    Votes 171
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Sep 30, 2022
Siapa yang ingin terlahir di keluarga yang tidak mampu?Siapa yang ingin di bully setiap harinya?Di pandang sebelah mata karna tidak punya uang?Bahkan mencintai orang pun akan salah karna kita tidak punya uang.Itulah yang di rasakan seorang Reygantara.Namun di balik itu semua,akan ada sebuah fakta yang mengejutkan!Fakta apa kah itu?Hanya waktu yang bisa menjelaskannya. ⚠️Mengandung kata-kata kasar.Harap bijak dalam membaca! ⚠️yang buruk jangan di tiru! ⚠️Tidak meniru alur cerita Author lain! ⚠️Di larang membawa-bawa cerita lain di lapak saya! Start:23 juni 2022 Finish: -
All Rights Reserved
#17
teka
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TOXIC RELATIONSHIT [END]
  • RAYAN ✔️ [TERBIT]
  • ARSYA: My Naughty Boyfriend (END)
  • We Are Best Friend! [ Telah Terbit ]
  • Apa yang Mereka tidak Tahu
  • Atalaric (END)
  • Air Mata Elara
  • Shafiqa [OPEN PO]✓
  • ANAK SEKOLAH [ COMPLETE ]
  • Bullying Survivor (Completed)

WARNING!! PART LENGKAP DAN SIAP-SIAP PATAH HATI! 𝓙𝓪𝓷𝓰𝓪𝓷 𝓶𝓮𝓷𝓰𝓰𝓪𝓷𝓽𝓾𝓷𝓰𝓴𝓪𝓷 𝓱𝓲𝓭𝓾𝓹 𝓹𝓪𝓭𝓪 𝓼𝓲𝓪𝓹𝓪𝓹𝓾𝓷 𝓴𝓪𝓻𝓮𝓷𝓪 𝓼𝓲𝓪𝓹𝓪𝓹𝓾𝓷 𝓲𝓽𝓾 𝓹𝓪𝓼𝓽𝓲 𝓪𝓴𝓪𝓷 𝓹𝓮𝓻𝓰𝓲. _________ HAPPY KIYOWO_________ Pernahkah kalian dibanding-bandingkan dengan adik sendiri sampai berusaha keras untuk mendapat nilai yang bagus untuk mempertahankan harga diri di depan orang tua? Pernahkah kalian merasa kehidupan terlalu tak adil baik di keluarga, percintaan maupun pertemanan? Adakah yang pernah dipukuli ayahnya sampai merasa lebih memilih mati saja? Adakah yang membenci orang tua karena sudah jadi penyebab penderitaan dan kehancuran keluarga? Hidup itu tak adil untuk semua orang, tak ada yang terlalu bahagia di dunia ini. Berharap kebahagiaan itu datang? Sudahlah, harapan hanyalah sebuah gerbang menuju kekecewaan. Kita adalah kumpulan luka yang mencari tempat untuk sekadar singgah. Pahit yang diterima dan patah yang takkan pernah utuh adalah bagian dari perjalanan untuk menemukan rumah, langkah tak berarah mencari rumah yang telah dirampas semesta. Dunia terlalu kejam atau diri ini yang terlalu lemah? Sakit ini bukan sakit biasa tapi apakah pantas untuk seorang seperti diri ini menyerah pada keadaan? Sungguh tak ada harga diri lagi jika kata menyerah itu terucap tapi rasa-rasanya untuk berjuang sudah tak punya tenaga lagi. Apakah ada jalan untuk menuntaskan derita ini? Terluka sendiri dan bangkit sendiri, memberi perekat pada hancur tak terikat. Jangankan mati, hidup sudah terasa seperti neraka. Start 9 Maret 2022 Finish 11 Juli 2022

More details
WpActionLinkContent Guidelines