F.Y.I : semuany murni imajinasi penulis, Dilarang menjiplak & Cerita ini berisi konten dewasa, Terdapat kekeresan,dll. Jadi mohon kerja sama nya.
--
Bercerita tentang Jasmine Agatha Abrar yang telah koma hampir setahun lebih, Namun harus menikah dengan lelaki dari sahabat ayahnya itu, Lelaki yang nampak tak asing bagi dirinya, Seperti lelaki yang selalu muncul di setiap mimpi-mimpinya, Sebenarnya siapa lelaki itu..?
"Tenang res, Gue sangat tau kondisi Agatha gimana, Tapi ini sudah sesuai kesepakatan Res, Gue cuman ikutin perjanjian dari ayah kita" Ucap Argus.
Lelaki itu yang mendengar ucapan Argus sahabatnya pun sudah tidak bisa lagi mengucapkan apapun, Ia tidak tau lagi bagaimana harus menolak tawaran tersebut, Mengigat itu adalah salah satu wasiat dari ayah kami.
"T-tapi dia koma gus, Ayolah itu anak gue satu-satunya." Jawab Ares mencoba bernegosiasi.
"Mereka tetap bisa menikah, Walaupun kondisi Agatha tidak menguntungkan, Kenzo juga anak gue satu-satunya res"
"Aku sangat mengerti dengan kondisi Agatha, Tapi ini adalah perjanjian keluarga kita, Salah satu wasiat ayah kita"
Ares pun tidak ada pilihan lain selain menyetujuinya.
"Baik, Aku setuju, Tapi dengan 1 persyaratan" Balas Ares menatap sahabatnya itu, Serta Anak disamping sahabatnya tersebut, Kenzo Arsano.
"Kapanpun, jika anakku terbangun dari tidurnya, Aku ingin kita untuk merahasiakan hubungan mereka sebelum Agatha benar-benar mengenal Kenzo." Ucap Ares kepada Argus dan Kenzo
"Aku tidak ingin membuat kecewa Agatha dengan menjodohkannya dalam kondisi dia seperti ini, Aku merasa jahat sebagai ayahnya"
"Jadi aku harap Kenzo bisa benar benar membuat Agatha jatuh cinta kepadamu, Sampai saat itu baru kita beritahu Agatha"
Ucap Ares menjelaskan yang disetujui oleh Kenzo.
"Baik, Saya akan berusah sekuat saya untuk tidak mengecewakan Ayah, Dengan menjaga Agatha, Melindungi, Dan mencintainya." Janji Kenzo kepada Ayah, Ares.
Revalda Riza Renata
Ia anak perempuan yang dilahirkan dari keluarga yang humoris. Mempunyai dua kakak laki laki yang tingkat warasnya setengah. Garis takdir yang membuatnya dijodohkan oleh kedua orang tua nya. Lelaki itu bernama
Abrar Narazka Pratama
Lelaki romantis dan sangat perhatian, tapi semua itu berbeda ketika ia ditinggalkan menikah dengan calon istrinya.
Ia menjadi sosok yang lebih pendiam, dingin, dan jutek.
"Nata, Kamu udah punya pacar?" Tanya Papa yang mengagetkan Gue dengan pertanyaannya. Jujur aja Gue gugup plus malu juga ditanya begitu di depan orang orang.
"Em. Belum Pa! Kenapa? " Jawab Gue jujur.
Emang bener kan Gue jomblo.
"Baguslah, kalau pun Kamu punya, Papa juga bakal nyuruh Kamu Putus! " ujar Papa ngebuat Gua tegang juga gugup. Karena gimana pun juga Gue kan lagi Naksir Mantan Kakak kelas Gue.
"Ta... Papa mau Kamu Nikah sama Abrar!!"
"Apaa! Maksudnya gimana Pa?" Gue bingung sama yang di maksud Papa.
Gue sempet menatap bola mata Baban yang juga lagi menatap ke arah Gue.
"Sttt. Terima aja udah, Doi ganteng loh, tajir lagi. Kalo Gua jadi lo si Gua mau. Sayang aja Gua batangan." bisik Bang Dion di telinga kiri Gue.
Setan emang Abang Gua yang satu ini, mana bisik nya di sebelah kiri, cocok udah jadi iblis.
"Mayan Ta. Bisa lu porotin, ntar kalo udah kawin lu bisa minta ice cream se-kamar. Apalagi kalo lu hamil minta ini anu itu diturutin. Udah sana kawin aja lu ama dia." set an satu lagi berbisik. Siapa lagi kalo bukan Kak Rico.
Kawin Kawin dikira Gua kucing.
Jangan kan mikirin proses bikin debay, mikirin nikahnya aja Gua ga mau.
.
.
.
Kepoo sama kisah selanjutnya??Kalo kepo langsung aja baca, siapa tau tertarik bagi kalian. Okee