We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
ketika senja mulai redup

ketika senja mulai redup

  • WpView
    Reads 1
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Fri, Jun 24, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
⚠️FOLLOW SEBELUM DIBACA ▲ [Bijak dalam berkomentar dan hargai karya penulisnya, follow sebelum di baca] ___________________ Diabaikan kakak kandung. diabaikan sahabat. Diabaikan semua orang. Dijadikan pelampiasan. Disakili secara halus. Selalu dikecewakan. Selalu merasa terpuruk. Tak pernah dihargai. Tak pernah dianggap ada. Selalu disalahkan. Mencintai orang yang tidak mencintai nya. "Aku tahu di rumah ini sebagai siapa, tapi tolong beri sedikit waktu saja agar aku bisa bernapas dengan tenang." -senja putri sari ••• JANGAN PLAGIAT!! TOLONG BIJAK. Buat cerita dengan hasil otak sendiri, TOLONG JIKA MEMBACA, BIASAKAN MEMBERI VOTE, HARGAI PENULIS YA:) VOTE ITU NGEBANTU KASIH SEMANGAT KE PENULIS LOH, APALAGI KOMEN. *Gak suka? pleasse langsung pergi aja gak perlu acara hujat menghujat. _________
All Rights Reserved
#579
brokenheart
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JAM 3 SORE
  • Diriku Adalah Diriku [END]
  • destroyed °||on going||°
  • FIZYA
  • Lara yang tak kunjung USAI ||•ondah•||
  • Javas Drexzer [END]
  • AILY DAILY
  • Remember You - {On Going}
  • Ad Meliora || END✓

JANGAN LUPA FOLLOW DAN VOTE SETELAH MEMBACA‼️ 🌥️🌥️🌥️ Jam tiga sore. Hujan turun pelan-pelan. Langit kelabu, suara kelas yang riuh, dan satu orang yang selalu duduk di belakangnya. Berisik, nyeleneh, dan nyebelin. Tapi entah kenapa Naya tak pernah terganggu sedikit pun. Naya tidak tahu kapan tepatnya Aksa mulai masuk ke pikirannya. Mungkin sejak kertas origami berbentuk kodok itu muncul atau tulisan miring Aksa yang berkata "Ini nggak bisa menggonggong, tapi bisa lompat ke hatimu." Awalnya dia mengira Aksa hanya cowok absurd yang suka gambar bebek pakai helm di dinding toilet sekolah. Tapi lama-lama... langkah kakinya jadi yang paling ia kenali. Diam-diam jadi yang paling ia tunggu. Mereka bukan kisah cinta yang gegap gempita. Tidak ada janji manis. Tidak ada gombal yang bikin meleleh, hanya obrolan aneh yang bisa membuat rindu terus bertahan. Membuat perasaan tumbuh seperti hujan-pelan, tapi pasti meresap. Kisah mereka cuma tentang momen-momen kecil yang ternyata besar. Tentang sosok yang nggak sempurna, tapi justru bikin dunia seseorang terasa lebih hidup. Tentang pertemuan yang tak disengaja, kenangan yang tak bisa hilang, dan jarak yang kadang hadir bukan karena ruang, tapi karena waktu dan keberanian yang tertunda. *********** Selamat menelusuri jejak rasa yang tak pernah benar-benar pergi. Selamat membaca-semoga kamu temukan dirimu di sela-sela kisah ini. Jangan lupa tinggalkan jejakmu-vote, komen, dan bagikan kisah ini agar rindu tak hanya menjadi milik kita ❤️ NOTE : DILARANG PLAGIAT‼️

More details
WpActionLinkContent Guidelines