Never click suspicious links
Reminder: Wattpad will never ask for passwords, payment information, or other sensitive account security details.
xvi.
  • WpView
    Reads 269
  • WpVote
    Votes 60
  • WpPart
    Parts 28
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Sep 1, 2024
Bilah pedang menusuk masuk ke lapisan kulitnya, dalam hingga menembus secara menyeluruh tubuh sang pendosa. Dia tahu, ada dua kartu di tangan Raja: pengampunan dan penghukuman. Kartu penghukuman telah dipilih padanya, walaupun ia tidak pernah dibuktikan bersalah. Menatap nanar cairan kemerahan yang semakin deras berlomba-lomba mengalir dari perutnya, ia mencengkeram tangan Raja. "Kau ... akan menyesal," bisiknya tepat sebelum tubuhnya ambruk. ©atheuxoir, 2024.
All Rights Reserved
#444
prince
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Hollow Court [ON GOING]
  • Gandakusuma
  • How to Wake Your Prince Charming
  • Amaar : The opponent of destiny
  • The Witches a Duchess [REPUBLISH]
  • Lulu
  • Monster Tyrant [END]
  • Kunci Takdir: Rahasia Dua Kerajaan [END]
  • [COMPLETED] I am an Adopted Duke's Daughter [WMMAP's OC X Regis Adley Floyen]

Di dunia tersembunyi di balik bayangan malam, terdapat dua kerajaan peri yang selalu berseteru: Seelie Court (Peri Cahaya) dan Unseelie Court (Peri Kegelapan). Namun, keduanya tunduk pada hukum tertua yang dijaga oleh Hollow Court, pengadilan peri yang sudah lama kosong sejak sang Ratu Hilang menghilang seribu tahun lalu. Ketika seorang manusia, Elyas Thorn, tersesat di wilayah peri setelah kematian adiknya, ia menemukan dirinya menjadi bagian dari permainan mematikan antara kedua kerajaan. Dia memiliki sesuatu yang diinginkan oleh kedua belah pihak-kemampuan untuk membuka kembali Hollow Court dan membangunkan sang Ratu Hilang. Namun, Elyas segera menyadari bahwa peri bukan makhluk baik. Mereka licik, manipulatif, dan tak mengenal empati. Jika dia salah langkah, dia bukan hanya akan kehilangan jiwanya-dia akan menjadi salah satu dari mereka.

More details
WpActionLinkContent Guidelines