18+ : When We Were Young

18+ : When We Were Young

  • WpView
    LETTURE 5,615,691
  • WpVote
    Voti 97,646
  • WpPart
    Parti 32
WpMetadataReadCompleta lun, set 11, 2023
Siapa yang tidak kenal dengan Aan Sandi Negara, sosok lelaki yang gagah, tampan, dan perkasa. Kisah ini menceritakan perjalanan hidup Aan Sandi Negara, ketika usianya menginjak delapan belas tahun. Saat dirinya tergiur menjadi seorang bodyguard dengan gaji yang cukup fantastis. Membuatnya bertemu seorang gadis polos tapi menghanyutkan. Gara tidak pernah menduga jika pertemuannya dengan sosok perempuan bernama Soya Lizzua itu dapat membuatnya menjadi pria paling jantan di dunia ini. Juga setiap hari harinya yang tak pernah ia lewatka tanpa THREE G di sekitarnya, mereka adalah Gara, Gino, dan Geo. Tentang bagaimana cinta, persahabatan dan keluarga saling terikat satu sama lain. NOTE: CERITA SUDAH TAMAT DAN SEDANG DI REVISI
Tutti i diritti riservati
#835
bodyguard
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Caught Her
  • SINAN GARA
  • I HATE YOU KOMANDAN!!! {END} ✓
  • BETWEEN US
  • 𝑲𝒂𝒇𝒆𝒊𝒏𝒎𝒖! ♥︎
  • Delapan Pemain Satu Batas 1
  • Renjana : Arutala Dirgantara [Completed]
  • Badgirl Vs Ketos(ongoing)
  • ANTAGONIS MOTHER || REVISI
  • Heart's Owner [Slow++ Up]

Salah satu penyesalan terbesar Ani adalah terlalu banyak berhalusinasi tentang hidup sempurna di luar negeri. Semua dimulai saat Ani lupa membawa surat kelengkapan berkendara di negara orang. Karena kecerobohan itu, dia mulai merasa mengalami gangguan jiwa. Imbasnya, Ani harus mengabdi menjadi pesuruh seorang polisi sebagai syarat agar surat berkendaranya yang ditahan pihak kepolisian dapat dikembalikan. "Nona Ani, tolong buang sampah ini." "Nona Ani, bersihkan meja saya." "Nona Ani, datang ke kantor sekarang juga, atap ruangan saya bocor." "Nona Ani, ada kucing di loker saya." "Nona Ani, Nona Ani, Nona Ani..." Suara itu terus menghantuinya sepanjang hari. "Hey bocah pirang! Sehari aja jangan nyuruh ngerjain kerjaan aneh, bisa? Aku stres lama-lama dengerin kamu nyuruh-nyuruh hal di luar nalar!" -Ani "Kalau saya tidak menyuruh kamu, saya yang stres karena ga bisa gangguin kamu," "Cowok sinting!" -Ani ---- Warning!! Terdapat kata kasar dan vulgar, harap bijak dalam membaca.

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti