18+ : When We Were Young

18+ : When We Were Young

  • WpView
    Reads 5,674,561
  • WpVote
    Votes 97,902
  • WpPart
    Parts 32
WpMetadataReadComplete Mon, Sep 11, 2023
Siapa yang tidak kenal dengan Aan Sandi Negara, sosok lelaki yang gagah, tampan, dan perkasa. Kisah ini menceritakan perjalanan hidup Aan Sandi Negara, ketika usianya menginjak delapan belas tahun. Saat dirinya tergiur menjadi seorang bodyguard dengan gaji yang cukup fantastis. Membuatnya bertemu seorang gadis polos tapi menghanyutkan. Gara tidak pernah menduga jika pertemuannya dengan sosok perempuan bernama Soya Lizzua itu dapat membuatnya menjadi pria paling jantan di dunia ini. Juga setiap hari harinya yang tak pernah ia lewatka tanpa THREE G di sekitarnya, mereka adalah Gara, Gino, dan Geo. Tentang bagaimana cinta, persahabatan dan keluarga saling terikat satu sama lain. NOTE: CERITA SUDAH TAMAT DAN SEDANG DI REVISI
All Rights Reserved
#876
bodyguard
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • π‘²π’‚π’‡π’†π’Šπ’π’Žπ’–! β™₯︎
  • ALGRAVANO
  • 180Β° [END]
  • Say Goodbye [ON GOING]
  • Renjana : Arutala Dirgantara [Completed]
  • I HATE YOU KOMANDAN!!! {END} βœ“
  • Tetangga kok Demen
  • BarraKilla
  • 2 INSAN [TAMAT]
  • Delapan Pemain Satu Batas 1

𝘞𝘒𝘳𝘯π˜ͺ𝘯𝘨 ❗ π‚π„π‘πˆπ“π€ 𝐈𝐍𝐈 πŒπ„ππ†π€ππƒπ”ππ† 𝐔𝐖𝐔 π“πˆππ†πŠπ€π“ π€πŠπ”π“!! π‰πˆπŠπ€ π“πˆπƒπ€πŠ πŠπ”π€π“ ππ†π†π€πŠ 𝐔𝐒𝐀𝐇 𝐁𝐀𝐂𝐀!! πŸ“’ π’π„ππ€π†πˆπ€π π‚π„π‘πˆπ“π€ πƒπˆππ‘πˆπ•π€π“, π…πŽπ‹π‹πŽπ– π’π„ππ„π‹π”πŒ πŒπ„πŒππ€π‚π€. π“πŠπ’. πŸ’“ "Annaya Carlissa cuman milik Sandy Mahanipuna!" tegas Sandy. Sandy Mahanipuna, cowok tampan, pintar, dan cuek telah termakan kata-katanya sendiri. Seorang gadis berhasil memporak-porandakan perasaannya. Jika dulu katanya ia tidak akan menyukai gadis gatel+lemot seperti Naya, maka sekarang keadaan terbalik. Ia tidak ingin melepaskan gadis itu. ------ "Barusan Lo pulang sama siapa?" Naya menoleh, kakinya mundur satu langkah. Jantungnya selalu berdegup kencang setiap kali ditatapi seperti itu. "K-Kak Sandy?" cicitnya pelan, kalut dan tidak tahu harus berbuat apa. Melihat Naya yang kegugupan seperti itu, membuat Sandy jadi tidak tega untuk menatapinya tajam. Tapi, mau bagaimana lagi ia sudah terlanjur kesal melihat Naya diantar oleh pria lain selain dirinya. Apalagi itu adalah Louis--pria yang terang-terangan mengobarkan bendera perang padanya sejak pertama kali bertemu. Sandy mendekat pada Naya, lalu mencekal tangan Naya. "Ikut gue!" titah Sandy menarik Naya. ------ "Nay, harusnya Lo gue hukum. Lo udah lemah di depan cowok lain. Lo nggak ingat janji, Lo?" "Naya, Naya udah berusaha. Tapi, tapi Louis yang-" "Nggak usah sebut nama cowok sialan itu!" "Eh? I, iya." "Kita pulang!" ----- HIGHEST RANK πŸ’Ž #1 in Percintaan (6/8/22) #2 in Remaja (5/8/22) #4 in Posesif (5/8/22) #6 in Teenfiction (5/8/22)

More details
WpActionLinkContent Guidelines