TUAN SUAMI

TUAN SUAMI

  • WpView
    Reads 3,277
  • WpVote
    Votes 100
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 2, 2024
"Saya akan menikahi putri anda, jika anda setuju maka saya akan menjamin kehidupan yang mewah untuk anda." "Atau lebih tepatnya saya akan membeli anak anda." "Baiklah, saya setuju." ** "Apakah tuan tidak memikirkan perasaan saya sebagai istri tuan?" "Saya menikah dengan kamu adalah satu-satunya kesalahan terbesar saya yang sangat saya sesali seumur hidup!! saya kira kamu akan berguna, ternyata tidak, dan satu lagi, saya tidak akan pernah menganggap kamu sebagai istri saya!!" ** "Puaskan saya! itu tugas kamu sebagai seorang istri!" "T-tapi hikss." ** Thalita Amelia Putri anak kedua dari dua bersaudara. Seorang gadis malang yang tak pernah merasakan bahagia sejak ditinggal ayahnya meninggal. Gadis yang selalu salah dimata bundanya, bahkan Thalita pernah dipaksa menjadi jalang untuk memenuhi kebutuhannya, namun dengan sekuat tenaga Thalita menjaga selalu kehormatannya. Hingga suatu hari Sang bunda menjodohkan Thalita dengan pria yang cukup tua baginya. Hanya karena pria tersebut akan menjamin kehidupan mewah untuk sang bunda. Bisakah hal tersebut dikatakan perjodohan? atau lebih tepatnya ia dijual? Bagaimana kehidupan Thalita setelah menikah dengan pria tersebut? Akan menjadi lebih baik atau sebaliknya? * WARNING!! CERITA MURNI DARI IMAJINASI PENULIS!! TYPO BERSERAKAN!!
All Rights Reserved
#296
paksa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Silakan Ambil Suamiku, Pelakor!
  • TITIK AKHIR.
  • Rumah Sepasang Luka ✓
  • Bad Papa
  • (Bukan) Keluarga
  • Istri yang tak di inginkan
  • Serpihan Luka
  • Padam Nelangsa

"Mas Arsa ... bukan aku tidak mencintaimu lagi. Hanya saja ...." Amelia Putri tidak bisa melanjutkan ucapannya karena tidak sanggup. "Hanya saja apa? Karena Prita?" Arsa kini berani menyebutkan nama wanita simpanannya saat mereka sedang sidang mediasi perceraian. Rumah tangga mereka sudah diujung tanduk dan karir Arsa pun akan hancur sebagai polisi. Video hubungan intim Arsa dan Prita Yuliana tersebar. Bukan Arsa jika tak pandai mengelak. Ia menggunakan uang keluarga besarnya untuk memusnahkan video itu. Bukan menutup mata dari apa yang dilakukan sang suami, tetapi Amelia memilih diam saat ini. Diam, agar rumah tangganya baik-baik saja. Ia tidak ingin bercerai demi anak-anaknya. Sayang apa yang dilakukannya ternyata tidak dihargai oleh Arsa dan keluarganya. Fakta sulit dan menyakitkan terpampang di depan mata Amelia. Ibu mertuanya yang selama ini dianggap menyayangi dengan tulus ternyata hanya berpura-pura. Sakit dan sesak dada Amelia ketika harus mengetahui kenyataan jika Rosa--sang ibu mertua lebih merestui hubungan Arsa dengan pelakor itu. Kini Amelia dihadapkan dengan dilema; menuntut cerai sang suami harus siap keluar dari rumah mereka berdua. "Ada calon anak kamu yang membutuhkan ayahnya kelak. Aku akan ikhlas dengan semua ini. Mari kita berpisah dan jalani hidup masing-masing." Amelia mengambil sikap tegas kali ini. "Apa?!' Arsa tidak bisa menerima kenyataan itu karena sudah jelas karirnya akan hancur. Akankah Arsa bisa meluluhkan hati Amelia setelah penghianatannya selama empat tahun? Lalu bagaimana dengan Amelia yang harus berusaha menghidupi ketiga anaknya? Akankah sosok cantik itu mampu bertahan dengan kerasnya hidup? Atau Amelia harus menyerah dan memilih hidup bertiga dengan madu-nya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines