Story cover for Masa Remaja by itskindaokta
Masa Remaja
  • WpView
    Reads 28
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
  • WpView
    Reads 28
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 3
Ongoing, First published Jun 26, 2022
Beberapa orang menghabiskan waktu remaja mereka dengan berbagai proses pendewasaan nya masing masing, berbagai hal yang mereka lalui, entah itu yang membuat bahagia ataupun yang menuntut mereka untuk semakin kuat dan dewasa.

Rasa menyesal selalu menghantui, rasa ingin memutar waktu untuk memperbaiki kesalahan di masa lalu selalu ada. Namun, kehidupan akan terus berjalan dan mengarah ke depan, mau tidak mau harus bisa berdamai dengan luka dan kenangan di masa lalu.

Aku bersyukur bisa bertemu dan mengenal mereka, dari merekalah aku belajar banyak hal. Hal-hal yang membuat diriku lebih melihat sekitar, dan dari mereka pula diriku lebih merasa bersyukur akan kehidupan yang aku dapatkan.

Terimakasih untuk semua kenangan dan pembelajaran nya, mari melangkah bersama untuk masa depan yang cerah.
All Rights Reserved
Sign up to add Masa Remaja to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
Eliinaa by vfryfrljnvsnmtm
5 parts Complete
Apa yang terlintas di benak kalian ketika mendengar kata 'Rumah' ? Tempat nyaman dipenuhi kehangatan? Tempat berlindung dari terpaan badai kehidupan? Pasti itu kan yang terlintas di benak kalian? Sayangnya, 'Rumah' yang ada di kehidupanku jauh berbeda dari semua itu. Kehangatan berubah menjadi kepedihan. Tempat yang seharusnya jadi tempat berlindung justru jadi tempat yang paling membuatku tertekan. Aku tidak iri, sungguh. Aku hanya ingin merasakan bagaimana rasanya ketika dipeluk oleh ayah dan ibu dengan penuh kasih sayang. Sarapan bersama ayah, ibu, kakak dan aku di pagi hari sambil tertawa ria karena masakan ibu yang gosong mungkin? atau jatuh dari motor saat sedang belajar mengendarainya lalu ayah akan datang dan membantuku berdiri, menenangkanku sambil berkata "Gapapa, ini biasa terjadi kok kalo lagi belajar, pernah dengar pepatah 'kamu nggak bakal bisa berdiri kalau nggak pernah jatuh' kan? Nah, kasus kamu sekarang sama kayak pepatah yang ayah bilang tadi." ? atau saat adzan tiba, ayah akan mengajak ibu, kakak dan aku untuk sholat berjamaah dengan ayah sebagai imamnya ? atau mungkin menjahili kakak yang sedang sibuk belajar lalu aku akan dihadiahi kejar-kejar an dan berakhir dengan aku yang terjatuh lalu menangis, kemudian ibu akan datang mengobati lukaku akibat aksi kejar kejar an tadi sambil mengoceh? Benar-benar keluarga impian bukan? Ya, benar, karena itu 'keluarga impian' maka itu hanya akan jadi 'mimpi' saja. Itu tidak terjadi di kehidupan nyata. Ya, mungkin ada, tapi bukan kehidupanku. Sekarang, rumah sudah tidak lagi menjadi tempat ternyaman dan penuh kehangatan seperti yang kurasakan dulu. Kini rumah hanya menjadi tempat berteduh dari panas dan hujan. Aku telah kehilangan, dan rasa kehilangan ini telah membuatku takut untuk memiliki.
You may also like
Slide 1 of 9
Almost Us cover
Untuk Oreo dan Kamu [OG] cover
Cintaku Megalodon (SELESAI)  cover
kisah di sekolah (Berdasarkan Kisah Nyata) cover
Paguyuban lima sekawan✔️ cover
Eliinaa cover
LEITHLEACH cover
ANTARA KITA DAN CERITA  cover
Viva La Vida cover

Almost Us

18 parts Complete

Sebagian orang dari kita mungkin percaya, bahwa beberapa orang datang ke hidup kita datang dengan membawa suatu alasan. Entah untuk tinggal selamanya atau sekadar singgah sebentar, lalu meninggalkan jejak yang sulit untuk dihapus. Waktu terus berjalan, tetapi beberapa hal masih tetap tinggal entah sebagai kenangan, luka, atau sesuatu yang samar-samar mengendap di hati. Tak semua orang menyadari kapan segalanya mulai berubah. Terkadang, perubahan datang begitu perlahan, seperti senja yang merayap di langit, menggantikan terang tanpa terasa. Begitu pula dengan perasaan yang datang tanpa aba-aba, lalu tiba-tiba mengisi ruang yang bahkan tak pernah disadari keberadaannya. Sebagian remaja mungkin pernah merasakan hal ini, contohnya membuat keputusan-keputusan kecil yang sederhana namun berdampak besar dalam kehidupan, perasaan yang tumbuh diam-diam, dan momen-momen yang tanpa disadari mulai mengubah segalanya. Di sinilah kisah Kiara Tarunika dimulai tentang perjalanan yang tak hanya membawa kebahagiaan, tetapi juga menghadirkan pertanyaan besar dalam hidupnya.