reverie; (夢)

reverie; (夢)

  • WpView
    LECTURAS 27
  • WpVote
    Votos 3
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, feb 10, 2023
Sejak hari pertama Hera melihat seorang pemuda dengan baju pasien duduk seorang diri di bawah pohon besar tepat di depan jendela ruang inapnya. Ia mendapati dirinya sendiri melamun memikirkan pemuda tersebut sepanjang waktu. Meski tidak pernah ditanggapi dengan baik, Hera tetap saja menyimpan perasaan padanya. Rasanya Hera ingin menggenggamnya, menghancurkannya, memperbaikinya, lalu mencintainya hingga membuat pemuda itu sesak kehabisan nafas. Membuatnya tak berdaya dan hanya bergantung pada dirinya, hanya pada Hera. Kehidupan Cyan yang terasa hambar dan membosankan perlahan-lahan mulai berubah ketika Hera masuk ke dunianya. Namun, apa jadinya jika kisah mereka berdua tidak direstui dunia?
Todos los derechos reservados
#36
illness
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Jovanka dan Abang Kembar
  • Twins; Jevan-Nevan [TERBIT]
  • I Win, Baby ✔ [Warren Series #1]
  • Repihan Rasa (Selesai)
  • Deru Tresna Aruna
  • We Have To Be Strong {Tamat}
  • When You Heal My Heart (HEEJAKE) END
  • When We were Us
  • Air Mata Di Pintu November (TERBIT) ✓
  • Drowning

Hendra dan Narendra Dewantara terlahir dengan beban yang tak mereka mengerti. Sejak kecil, mereka harus mendengar bisikan-bisikan bahwa mereka adalah anak pembawa sial. Namun, di balik semua itu, mereka masih memiliki kasih sayang dari kedua orang tua mereka-setidaknya hingga bayi kecil itu lahir. Jovanka, adik bungsu mereka, hadir ke dunia dengan membawa perubahan besar. Kehadirannya mengubah segalanya. Orang tua mereka, Dewantara dan Cinthya, yang dulu begitu menyayangi mereka, perlahan menjauh. Semua perhatian, semua kasih sayang, semua harapan yang dulu diberikan untuk mereka, kini hanya tertuju pada satu sosok-Jovanka. Hendra dan Narendra tumbuh dengan kebencian yang tak mereka pahami. Bagi mereka, Jovanka adalah alasan mereka kehilangan orang tua. Bayi mungil itu adalah penyebab semua kehancuran. Maka, tanpa sadar, mereka ikut menjauh. Mereka membiarkan adik mereka tumbuh sendirian dalam dingin, tanpa pelukan hangat seorang kakak. Namun, waktu mengajarkan mereka banyak hal. Perlahan, kebenaran terungkap. Luka yang selama ini mereka kira milik mereka saja, ternyata juga terukir dalam diri Jovanka. Dan saat mereka menyadari itu, sudah terlambat. Adik mereka telah berjalan terlalu jauh dalam gelap, terjebak dalam luka yang tak pernah mereka lihat. Kini, di antara penyesalan dan keinginan untuk menebus segalanya, Hendra dan Narendra berjanji. Mereka tidak akan membiarkan Jovanka menghadapi semuanya sendirian lagi. Tidak peduli berapa banyak duri yang harus mereka lalui, tidak peduli seberapa terlambat mereka menyadarinya-mereka akan memastikan adik mereka tidak lagi merasa sendirian. Namun, apakah cinta dan penyesalan cukup untuk menyembuhkan luka yang telah terukir begitu dalam? Ataukah semua ini sudah terlambat? Karena tak peduli seberapa besar keinginan mereka untuk melindungi, pada akhirnya hanya ada satu pertanyaan yang harus dijawab: apakah seorang pangeran yang telah kehilangan mahkotanya masih bisa menemukan rumahnya?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido