reverie; (夢)

reverie; (夢)

  • WpView
    Reads 27
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Feb 10, 2023
Sejak hari pertama Hera melihat seorang pemuda dengan baju pasien duduk seorang diri di bawah pohon besar tepat di depan jendela ruang inapnya. Ia mendapati dirinya sendiri melamun memikirkan pemuda tersebut sepanjang waktu. Meski tidak pernah ditanggapi dengan baik, Hera tetap saja menyimpan perasaan padanya. Rasanya Hera ingin menggenggamnya, menghancurkannya, memperbaikinya, lalu mencintainya hingga membuat pemuda itu sesak kehabisan nafas. Membuatnya tak berdaya dan hanya bergantung pada dirinya, hanya pada Hera. Kehidupan Cyan yang terasa hambar dan membosankan perlahan-lahan mulai berubah ketika Hera masuk ke dunianya. Namun, apa jadinya jika kisah mereka berdua tidak direstui dunia?
All Rights Reserved
#36
illness
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Drowning
  • Air Mata Di Pintu November (TERBIT) ✓
  • When We were Us
  • Repihan Rasa (Selesai)
  • Sangkar si Biru [On Going]
  • We Have To Be Strong {Tamat}
  • I Win, Baby ✔ [Warren Series #1]
  • FRAGMENT (From ALTERITY)
  • Merajut asa
Drowning

[M] Pada suatu pagi, Kaivan menemukan dirinya terkapar di tepi hutan belantara tanpa pakaian. Dia linglung, beberapa penduduk yang menemukan dirinya berusaha menolong, tetapi dia malah berteriak ketakutan. Kedua matanya menatap nyalang, sedangkan tubuhnya yang telanjang coba dia bersihkan dengan rumput-rumput yang tumbuh selutut orang dewasa itu. Di usia dua puluh satu tahunnya, Kaivan mendapati dirinya mengalami pelecehan seksual oleh lima orang seniornya di kampus. Namun sebagai lelaki, dia tidak mungkin menceritakan itu pada orang-orang. Masyarakat akan menertawakan dirinya. Tubuh tinggi dan tegap itu diperkosa oleh orang-orang bertubuh jauh lebih mungil darinya adalah sebuah lelucon yang tak akan pernah berhenti di bahas oleh orang-orang. Maka Kaivan memilih untuk memendam semuanya sendirian, hingga akhirnya dia ditemukan oleh sahabatnya dengan kondisi nyaris mengakhiri hidupnya. Lantas di sana kisah Kaivan dimulai, di sebuah dinding putih rumah sakit dengan bau obat yang kelewat menyengat penciuman. Tubuhnya yang teramat dia sayangi tak lagi terurus, Kaivan yang terkenal tampan perlahan menghilang tergantikan oleh depresi yang membuatnya tak mau bertemu orang termasuk sahabatnya. Pada akhirnya Kaivan mengalami PTSD, sehingga dirujuk ke rumah sakit jiwa untuk mendapatkan penanganan profesional. Lantas di sana dia bertemu dengan seorang psikolog, yang entah kenapa malah berhasil membuatnya jatuh cinta. Namun kode etik yang dimiliki memaksa perempuan itu untuk menjauh dan membuat Kaivan kelimpungan. Bagaimana kisah Kaivan selanjutnya? Akankah dia berhasil mengatasi dirinya dan sang pujaan hati?

More details
WpActionLinkContent Guidelines