Story cover for MISANTHROPE by ucu_irna_marhamah
MISANTHROPE
  • WpView
    LECTURES 13,513
  • WpVote
    Votes 969
  • WpPart
    Chapitres 81
  • WpView
    LECTURES 13,513
  • WpVote
    Votes 969
  • WpPart
    Chapitres 81
Terminé, Publié initialement juin 26, 2022
SINOPSIS

Bermula dari seorang editor naskah novel yang mencari seorang penulis novel yang akhir-akhir ini sulit sekali dihubungi. Seolah-olah ditelan bumi, penulis novel misterius itu tidak ada kabar sama sekali setelah beberapa minggu terakhir. Pemilik perusahaan penerbit merasa tidak enak, karena royalti dari buku sebelumnya dan hadiah dari perusahaan penerbitnya yang sedang berulang tahun untuk si penulis novel masih belum diberikan. 

Pemilik perusahaan penerbit kecil itu pun menyuruh dua orang editor naskah kepercayaannya untuk memberikan semua hak si penulis langsung ke rumahnya di sebuah desa yang cukup jauh. Sekalian liburan dan refreshing otak di desa yang sejuk dan asri itu. 

Kedua editor bersama seorang pria yang membawa mobil pun pergi ke desa tersebut untuk mencari alamat si penulis novel. 

Namun, kejadian-kejadian di luar nalar mulai terjadi selama kedua editor itu tinggal di desa tersebut. Mereka merasakan gangguan-gangguan dari makhluk-makhluk tak kasat mata. 

Apa yang akan terjadi selanjutnya? 

Apakah mereka bisa memecahkan teka-teki di desa itu? 

Apakah mereka akan kembali ke kota dengan selamat?
Tous Droits Réservés
Table des matières
Inscrivez-vous pour ajouter MISANTHROPE à votre bibliothèque et recevoir les mises à jour
ou
#23irna
Directives de Contenu
Vous aimerez aussi
Desa Pendosa - TAMAT ✔️, écrit par ku_doyanpentol
28 chapitres Terminé Contenu pour adultes
🚫 PLEASE DO NOT PLAGIARISM!! Sebagai bagian dari tugas akhir kuliah, sekelompok mahasiswa dikirim ke Desa Kembang Arum, sebuah desa terpencil yang jarang terdengar namanya. Tujuan mereka sederhana: melakukan pengabdian masyarakat sembari mengumpulkan data penelitian. Desa itu terletak jauh dari keramaian, dikelilingi oleh hutan lebat dan jalan berbatu yang membuat perjalanan terasa tak berujung. Setibanya di sana, mereka disambut dengan senyuman warga yang ramah namun terasa dingin, seperti menyembunyikan sesuatu. Rumah yang disediakan untuk mereka sederhana, namun cukup nyaman. Namun, ada satu aturan yang berulang kali ditekankan oleh penduduk desa: jangan keluar rumah setelah gelap. Alasannya tidak dijelaskan, dan mereka hanya menganggapnya sebagai tradisi lokal yang harus dihormati. Hari-hari pertama berjalan biasa saja. Mereka mulai menjalankan tugas masing-masing, mengamati kebiasaan penduduk, dan mencoba beradaptasi dengan suasana desa yang tenang. Namun, semakin lama, mereka menyadari ada sesuatu yang tidak biasa di desa ini. Warga terlihat menghindari topik tertentu, sudut-sudut desa terasa terlalu sunyi, dan ada rasa tidak nyaman yang perlahan merayap di antara mereka. Di tengah rutinitas yang tampak normal, hubungan di antara kelompok itu mulai memanas. Ketegangan muncul, didorong oleh perbedaan pendapat, tekanan tugas, dan rahasia-rahasia pribadi yang mulai terungkap. Tanpa mereka sadari, perjalanan ke Desa Kembang Arum menjadi lebih dari sekadar tugas kampus. Desa ini menyimpan sesuatu yang jauh lebih besar-sesuatu yang akan mengubah hidup mereka selamanya. Apa sebenarnya yang tersembunyi di Desa Kembang Arum? Dan mengapa seolah-olah desa itu perlahan-lahan menelan mereka? seberapa jauhkan mereka mampu bertahan?
Vous aimerez aussi
Slide 1 of 10
Founders of justice  cover
Ada Apa Dengan Waktu ? cover
Detektif Bangtan : The Ghost City ✖ BTS Ft TXT [BOOK 3] [ ✔ ] cover
TOKO KUE LULA cover
THRISELLIR: Penyembah Setan cover
Bersekutu Dengan Iblis [END] cover
Desa Pendosa - TAMAT ✔️ cover
Black Night Village cover
THE RUNIC cover
Pesan Terakhir cover

Founders of justice

9 chapitres En cours d'écriture

Sae, seorang sniper muda berbakat dan pewaris keluarga konglomerat, memilih jalan yang tak diinginkan orang tuanya: menjadi polisi. demi impiannya, ia bergabung dalam tim khusus di Kota Baru dan langsung terlibat dalam misi berbahaya-penyelamatan putra menteri dari aksi penyanderaan yang rumit dan penuh tipu daya. Namun, bukan hanya kasus yang membingungkan. Salah satu rekannya, Noah-sang ketua tim yang dijuluki "Pedang Iblis"-menjadi teka-teki tersendiri. Tenang, dingin, dan nyaris tak tersentuh emosi, Noah menyimpan masa lalu gelap dan prinsip keadilan yang bisa berbahaya jika disentuh. Saat kasus baru muncul-kematian seorang mahasiswa yang terlihat seperti bunuh diri-Sae harus menavigasi jalan penuh intrik, konflik antaranggota tim, dan rahasia yang mulai terungkap. Dalam diamnya, Noah mengajukan pertanyaan tajam yang mengguncang keyakinan Sae, memaksanya bertanya: sampai sejauh mana seseorang bisa membedakan keadilan dari pembalasan? Di tengah penyamaran, interogasi, dan langkah kaki di malam kota, Sae perlahan belajar-bahwa menjadi polisi bukan hanya soal menangkap pelaku... tapi juga soal bertahan untuk tidak kehilangan diri sendiri di antara abu-abu moral dan luka yang tak terlihat.