BELENGGU LARA

BELENGGU LARA

  • WpView
    Reads 34
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jan 4, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
"Kita yang salah, bukan perasaannya. Kita yang saling cinta tapi terhalang untuk punya hubungan lebih. Jadi kedepannya daripada saling nyakitin diri sendiri mending cukup." Itu kalimat terakhir yang Aruna ucapkan kepada Aksabian sebelum akhirnya Ia memilih untuk pergi menjauh, bersamaan dengan air mata yang sudah tak sanggup lagi Ia bendung. Aksabian yang sama terlukanya pun merasa tidak berhak untuk menghentikan Aruna. "Biar lu gak sakit, biar gue juga gak sakit hati. Intinya makasih udah ada buat gue selama ini." Aksabian bergumam pelan, suaranya hanya bisa didengar olehnya dan juga semesta. ------------------------------------✈︎ 29/08/2022
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sincere (Nara)
  • Antara Nada dan Lensa
  • Tangled Thread (On Going) HIATUS
  • Garis Luka
  • Ayo, Kita Sembuh
  • AKSELIO (TERSEDIA DI KARYAKARSA)
  • Radyan Arjuna ✔
  • AKARA (Ending)

"sebenernya perasaan Amar ke Nara itu gimana sih?." *** "Jangan suka sama gue ya. " "Kenapa? " "Nanti lo sakit." *** "gue gak butuh lo setelah ini." Ucap Kinar. "jangan benci gue Ra." "gue gak pernah benci lo." Suara gadis itu semakin bergetar. "jangan marah sama gue Ra." "gue gak pernah marah sama lo."

More details
WpActionLinkContent Guidelines