Dream [END]

Dream [END]

  • WpView
    Reads 365,022
  • WpVote
    Votes 14,602
  • WpPart
    Parts 60
WpMetadataReadComplete Fri, May 8, 2026
Dewangsa Regan Maheswara, anak kedua dari keluarga Maheswara. Laki-laki idola sekolah namun rapuh di dalam. Bagi keluarga nya, Dewa tak lebih dari anak sial yang hadir di tengah keluarga Maheswara. Berbeda dengan Raja sang kakak dan Rea sang adik yang selalu mendapat perhatian lebih dari kedua orang tua nya. Kesalahan masa lalu yang dituduhkan kepadanya membuat Dewa diasingkan dalam keluarganya. Laki-laki remaja itu terus berjuang untuk sebuah harapan yang selalu ia nanti setiap harinya. Dewa ingin perhatian Dewa ingin kasih sayang Dewa butuh sandaran Tapi justru hanya cacian dan pukulan yang ia dapatkan. "Lo itu gak di ajak! Mending pergi sana!" -Raja- "Anak sial! Anak gak berguna!" -Ayah- "Saya tidak sudi menganggap kamu sebagai anak!" -Bunda- "Lebih baik gue punya satu abang kayak Bang Raja dari pada lo." -Rea-
All Rights Reserved
#255
zoya
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I Will Change My Fate | By: soraya || Rora & Jungwon
  • Pak Kos Ganteng (Mr. Boarding House)
  • Kanaya & Devano [END]
  • My Home [Hujan Series]
  • Anindietha [Bersambung]
  • Kalevi
  • Hapless
  • ALGARENDRAS [SELESAI]
  • Ini Aku, Erlang

Peringatan!! 16+ Kembali ke masa dimana ayah dan bunda ku waktu mereka masih remaja? Ah! Tidak mungkin. Keluarga? Seperti yang kalian tahu, semua keluarga adalah tempat yang terbaik untuk pulang. Lalu bagimana dengan kita yang bernasib lebih percaya orang luar daripada keluarga sendiri? Itulah aku, Karin begitu juga dengan Raga; si anak pertama. Kini kalian tahu, aku lebih tahu. Namun ku tutupi itu semua dengan perban. Perban yang tak terlihat. Apa itu? Tertawa dan senyum. Apa aku harus pergi ke masa lalu agar bunda dan ayah bisa mencintai sedari dulu dan memperbaiki semua? Ayah memang agak keras orangnya, apalagi ayah katanya dulu anak band, namun cita-citanya harus terkubur karena tuntutan ayahnya(kakek ku). Kejadian saat konser juga dialami ayah, yang membuat ia trauma, sehingga tidak memperbolehkan anaknya untuk membuat anggota band. Ternyata bunda dan ayahku memiliki trauma masing-masing, yang membuat mereka terkadang melampiaskan satu sama lain. Peringatan🚨: •Ini cerita murni yang dibuat sendiri. •Jangan menjiplak cerita, karena ada undang-undangnya sendiri. •Jika ada sedikit kesamaan cerita, itu tidak kesengajaan, terimakasih. -salam sastra- Author by: Soraya Happy reading y'all!!!

More details
WpActionLinkContent Guidelines