Carpe Diem [Seize the Day]

Carpe Diem [Seize the Day]

  • WpView
    Membaca 34
  • WpVote
    Vote 17
  • WpPart
    Bab 7
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Mei 20, 2023
Edgar Clarke, sang Marquess of Luce, didiagnosis akan mati dalam waktu kurang dari setengah tahun. Edgar pusing mendengarnya. Dia tidak percaya, tidak, dia mencoba untuk tidak percaya. Tetapi kondisinya benar-benar menjadi lebih buruk. Dia sangat terpuruk. Terlebih lagi fakta bahwa dirinya akan segera meninggalkan Alice, sendirian. Sungguh, dia tidak dapat membayangkan Alice akan hidup sendirian di dunia yang kejam ini. Edgar ingin mempertahankan senyum manis istrinya. Tetapi nyatanya, dunia tak berpihak padanya. Alice Clarke, istrinya, kira-kira bagaimana ekspresi wanita itu ketika mengetahui waktu Edgar tidak banyak lagi? ** Di tengah-tengah keterpurukkannya, Edgar mempelajari dan memahami banyak hal. Apalagi setelah istrinya mengetahui kondisinya, dunianya benar-benar berubah dalam sehari. Edgar menyadari satu hal penting. Dia hidup untuk saat ini, bukan untuk masa depan atau untuk menyesali masa lalu. Hidupnya hanya berpusat di masa kini, karena itu dia harus menikmatinya, seperti yang Alice katakan padanya.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#4
marquis
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Broken Clocks [Hiatus]
  • Forever (Sudah Terbit)✔️
  • [END] WHAT WE HAVE PASSED TOGETHER?
  • The Ending Before The Beginning : Cold Hearts, Royal Blood
  • The Villainess Wants To Get Married [END]
  • MONACHOPSIS (COMPLETE)
  • Transmigrasi Arabela - Descendants [COMPLETE]
  • Goodbye, Family -Fanfic Who Made Me A Princess
  • In The Cluthes Of The Rutless "Duke"
  • THE DAYS : Season 1 - House of Chaos

[Lagi sibuk sama cerita yang satunya! harap bersabar ya readers BC😊🙏🏻] "Aku Brilleo." ia memperkenalkan dirinya dengan suara yang masih terengah. Zelena membulatkan matanya, saat pria itu memperkenalkan dirinya "Nice to meet you, Brilleo. Aku Zelena." balas Zelena sembari tersenyum meskipun matanya masih mengandung sedikit basah. Brilleo sadar dengan sorot mata Zelena yang terlihat basah, namun ia tidak ingin bertanya ataupun tau lebih jauh. ⏳⏳⏳⏳⏳ "Saya Talewis Brilleo Lemoine memilih engkau Zelena Capella Adhara sebagai satu-satunya istri saya. Saya berjanji untuk mencintai dan setia kepadamu, baik dalam suka maupun duka, dalam keadaan sehat maupun sakit, sampai maut memisahkan kita. Saya akan selalu menghormati dan menghargai engkau, dan saya berjanji untuk menjadi ayah yang baik bagi anak-anak yang akan dianugerahkan Tuhan kepada kita. Zelena membalas genggaman tangan Brilleo lebih erat hingga keringat dingin mulai membasahi tangannya, entah perasaan apa yang saat ini ia rasakan namun membuat hatinya terasa sakit. "Saya Zelena Capella Adhara memilih engkau Talewis Brilleo Lemoine sebagai satu-satunya suami saya. Saya berjanji untuk mencintai dan setia kepadamu, baik dalam suka maupun duka, dalam keadaan sehat maupun sakit, sampai maut memisahkan kita. Saya akan selalu menghormati, menghargai, dan menerima engkau, dan saya berjanji untuk menjadi ibu yang baik bagi anak-anak yang akan dianugerahkan Tuhan kepada kita. --- Brilleo takut jika Zelena akan kembali merasakan kehilangan yang kedua kalinya. Zelena takut waktu mereka bersama akan segera habis, dan ia harus kembali merasakan duka. -Broken Clocks.- #2 wattpad indo - 20 desember #1 jam #1 marga

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan