Carpe Diem [Seize the Day]

Carpe Diem [Seize the Day]

  • WpView
    Reads 34
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 20, 2023
Edgar Clarke, sang Marquess of Luce, didiagnosis akan mati dalam waktu kurang dari setengah tahun. Edgar pusing mendengarnya. Dia tidak percaya, tidak, dia mencoba untuk tidak percaya. Tetapi kondisinya benar-benar menjadi lebih buruk. Dia sangat terpuruk. Terlebih lagi fakta bahwa dirinya akan segera meninggalkan Alice, sendirian. Sungguh, dia tidak dapat membayangkan Alice akan hidup sendirian di dunia yang kejam ini. Edgar ingin mempertahankan senyum manis istrinya. Tetapi nyatanya, dunia tak berpihak padanya. Alice Clarke, istrinya, kira-kira bagaimana ekspresi wanita itu ketika mengetahui waktu Edgar tidak banyak lagi? ** Di tengah-tengah keterpurukkannya, Edgar mempelajari dan memahami banyak hal. Apalagi setelah istrinya mengetahui kondisinya, dunianya benar-benar berubah dalam sehari. Edgar menyadari satu hal penting. Dia hidup untuk saat ini, bukan untuk masa depan atau untuk menyesali masa lalu. Hidupnya hanya berpusat di masa kini, karena itu dia harus menikmatinya, seperti yang Alice katakan padanya.
All Rights Reserved
#20
historicalromance
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Ending Before The Beginning : Cold Hearts, Royal Blood
  • Forever (Sudah Terbit)✔️
  • Won't Get Divorce! [END]
  • MONACHOPSIS (COMPLETE)
  • Kill The Tyrant
  • How to Get Male Lead's Heart
  • A VILLAIN'S SECRET [END]
  • In The Cluthes Of The Rutless "Duke"
  • Lime of Euphoria

Ines Sandrine percaya dengan seluruh keyakinannya bahwa setelah manusia mati, destinasi selanjutnya dari jiwa malang tersebut adalah neraka atau surga. Maka, ketika ia mendapati dirinya berpindah dunia dan bukan ke neraka, tentu membuat akal sehat wanita berumur 26 tahun ini rusak sejenak. Alih-alih menjadi bahan bakar neraka, ia justru menjadi Marchioness merangkap ibu tiri dan diperistri dalam semalam oleh Marquess mapan yang menjabat sebagai kapten kavaleri di negeri tetangga. Lalu ketika mendapat fakta bahwa ia bukanlah satu-satunya orang yang terjebak di dunia lain dengan setting abad ke-18, apa yang akan ia perbuat selanjutnya? Tetap tinggal dengan intrik kerajaan, pemberontak dan konflik cinta tak tersampai suaminya atau kembali pulang ke masa modern? Apakah kehangatan yang ia rasakan di seluruh tubuh serta hembusan napas yang samar itu cukup menjadi jangkar yang menahannya tetap bertahan di negeri asing berselimut salju? Ataukah justru kisah cinta suaminya yang tak terbalas mendorongnya untuk pergi? Well, there's only one way to find out.... "You will be the death of me, Alicky." - Unknown.

More details
WpActionLinkContent Guidelines