I See

I See

  • WpView
    Reads 29
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 30, 2023
Rena, seorang siswi SMA yang dikenal sebagai anak cupu dan tidak memiliki teman satupun di sekolahnya. Rena memiliki kebiasaan saat ia gugup, ia akan cegukan. Suatu ketika Rena dibully dan dikurung semalaman di dalam gudang dan bertemu dengan seorang laki-laki tampan yang bernama Naven yang juga ada di dalam gudang itu. Saat itulah Naven selalu mengikuti Rena dimanapun Rena berada dan tanpa Rena ketahui ternyata Naven adalah salah satu hantu yang berkeliaran di sekolahnya.
All Rights Reserved
#101
99l
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Seperti Mencintai Matahari
  • REINAN & REINA
  • "HANTU BAWEL"
  • KENANGAN ATAU MASA DEPAN [TAMAT✔]
  • V A B I O L A (COMPLETE)
  • We are in the different world
  • Dikala itu, Aku Tak Mengerti
  • NATHAdeKOKO
  • PACARKU ADALAH HANTU (TELAH TERBIT)
  • "all about our story."

Satu yang disadari Rena, dia tidak terlahir cantik sehingga mempercantik diri hanyalah tindakan sia-sia. Dia yang masih dalam umur labilnya dan masih dalam pencarian jati dirinya malah mencondongkan dirinya menjadi tomboy ditambah lagi dia memang menyukai tontonan sepak bola Eropa, hal tersebut membuatnya lebih dekat dengan teman-teman laki-laki daripada perempuan. Tak dapat dipungkiri juga, Rena memiliki otak di atas rata-rata, dia diterima di SMA negeri favorite di Malang. Rena ditempatkan pada kelas X.10. Kelas yang secara demografi sangat berbeda dengan kelas lain. Entah sistem random apa yang digunakan oleh panitia penerimaan siswa, tapi yang jelas di kelas itu terdapat 60% laki-laki. Sedangkan di kelas lain, siswa laki-laki berkisar antara 30-40% saja. Rena yang bukan merupakan tipe siswa rajin sengaja memilih tempat duduk nomor 3 dari barisan belakang. Menurutnya tempat itu ideal untuknya bermalas-malasan, mencontek atau bahkan tidur di kelas. Rena duduk sebangku dengan teman yang baru dikenalnya yakni Irfa. Di belakangnya duduk dua laki-laki, Arief dan Hendi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines