KEKAGUMAN YANG MENGUJI.

KEKAGUMAN YANG MENGUJI.

  • WpView
    Reads 146
  • WpVote
    Votes 22
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 7, 2022
Ini adalah kisah seorang wanita yang memangagumi Sosok lelaki yang di temui nya secara tidak sengaja Wanita itu BERNAMA Fatma yang kagum kepada lelaki bernama ikhwan -----takdiryangmengejutkan "Btw kamu lagi yang nubruk saya" fatma merasa sedikit kesal krna setiap bertemu dengan pria itu ia slalu sja bertubrukan "Udah takdir" "Y, trus kamu ngapain ada di sini" "Perempuan ko kepo" "Emang yang namanya ikhwan tuh so sok cool gtu ya" "Tau drimana kalo nama saya ikhwan" yh pria itu adalah si ikhwan whhh "Kepo anda" "Hem" ikhwan pun pergi meninggalkan fatma Dasar, bukannya ucapin salam malah maen pergi' aja tuh laki ________ Ketika engkau menjauhi seseorang yang engkau Cintai untuk mencari ridho Allah,maka in syaa Allah, allah Akan mempersatukan dengan ridhonya🌻
All Rights Reserved
#131
kagum
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Assalamualaikum Imamku
  • Ternyata Kamulah Lauhul Mahfudz Ku
  • Kayla in Love (END)
  • Jannah.
  • Reynis Love
  • What Makes You Beautiful [SELESAI] ✔️
  • Wanita Biasa
  • Lantunan Kalam Hati ✔
  • Annam Al Abbiyan
  • Rafiq Aljinah [TELAH TERBIT]

[cerpen spiritual] ~~ Suamiku, Aku sangat bersyukur kepada Tuhan telah mengirimmu untuk menjadi penggenap imanku. Ketika aku datang dengan berjuta kekurangan, kamu melengkapi dengan segenap yang kamu miliki. Suamiku, Aku tahu. Aku bukan perempuan sempurna. Tapi izinkan aku menjadi istri yang bisa berbakti terhadap suaminya dan juga kedua orang tuanya. Aku ingin mencintaimu dengan cara yang baik dan selalu berdoa untuk mendapatkan ridhoNya. Suamiku, Aku suka dengan caramu memperlakukanku. Ketika diri ini berbuat sesuatu yang salah, kamu tidak memarahiku. Kamu justru membimbingku. Aku tidak menyangka bisa mendapatkan lelaki sepertimu. Tuhan baik sekali ya padaku? Kamu lelaki terhebat setelah ayahku. Suamiku, Terimakasih sudah memilihku menjadi pendampingmu. Kamu itu unik. Tapi kamu jahat. Dulu kamu selalu membuatku terus-terusan memkirkanmu. Padahal waktunya belum tepat, tapi itulah kamu. Selalu saja berhasil masuk dalam bayang-bayang pikirku. Suamiku, Aku perempuan yang beruntung bukan? Bisa mendapat lelaki sepertimu, cinta pertama dan terakhirku. Sudah kubilang. Tuhan baik sekali padaku, sampai-sampai tidak ada kata yang bisa menggambarkan bagaimana bahagianya aku. Iya kamu. Kekasih halalku, imam dunia akhiratku.

More details
WpActionLinkContent Guidelines