Mendung di batas Senja

Mendung di batas Senja

  • WpView
    Reads 1,724
  • WpVote
    Votes 226
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Oct 7, 2025
Nungki Maharani, 30, dokter muda yang baru saja menyelesaikan spesialisasi kesehatan anak, harus merasakan pahitnya pernikahan ketika tanpa sengaja ia melihat suaminya main hati didepan kedua matanya. Pilihannya bertahan atau berpisah. Gilang Hendrawan, 35, memilih single untuk alasan yang tidak jelas, meskipun adik perempuannya sudah menikah. orang jawa bilang karena 'dilangkahi' adiknya, sehingga ia tidak bisa segera menikah. memilih untuk berhenti bekerja di ibu kota, dan meneruskan usaha bisnis pertanian milik keluarga. #catatan penulis : cerita ini hanya fiktif belaka, profesi hanya sekedar pemanis, karena penulis bangga dengan profesi dibidang jasa seperti guru dan dokter. karena itu adalah cita cita penulis yg tidak kesampaian. jadi penulis tuangkan dalam setiap cerita. untuk istilah medis, penulis benar benar tidak paham dan sekali lagi profesi disini hanya pemanis cerita.
All Rights Reserved
#64
lawas
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dinikahi Profesor Galak (TAMAT)
  • Normalnya, Ini Tidak Normal (END)
  • Padam Nelangsa
  • Pacaran Sama... Dokter Cuek! (Selesai)
  • Mahligai Cinta [END]✓
  • Dancing In The Wound
  • Berbagi Suami || Terbit dengan Edisi Terbaru
  • Crazy, But She's Mine(21+)
  • Before Wedding [SUDAH DIBUKUKAN]

Intan yang sedang melaksanakan koas di rumah sakit Harapan Keluarga begitu benci pada konsulennya-Zein yang sangat galak dan selalu memarahinya jika melakukan kesalahan, sialnya ternyata mereka telah dijodohkan dan harus menikah. "Saya harap Prof bisa membatalkan perjodohan ini!" pinta Intan pada Zein yang sedang sibuk dengan laptopnya. "Siapa kamu, berani menyuruh saya? Jika memang kamu tidak menginginkan perjodohan ini, silakan kamu sendiri yang membatalkannya!" sahut Zein, dingin. Intan mengerutkan keningnya. "Oh, jadi Anda memang ingin menikah dengan saya?" tuduhnya. Zein menyeringai dan mengalihkan pandangannya ke arah Intan. "Bagi saya pernikahan itu tidak penting. Saya menerima perjodohan ini hanya karena menghargai orang tua. Jika kamu bisa membatalkannya, silakan! Tapi maaf, saya tidak ada waktu untuk membahas hal remeh itu," ucap Zein. Kemudian ia beranjak dan meninggalkan Intan. Sikap Zein yang seperti itu membuat Intan semakin benci padanya. Terlebih ketika ia dikirim ke perbatasan untuk magang. Namun, saat sedang magang di perbatasan, Intan bertemu dengan Fabian-seorang komandan angkatan darat yang sedang menjaga perbatasan tersebut. Gejolak dimulai ketika Intan harus memilih diantara Zein yang pernah ia benci atau Fabian yang selalu mencuri perhatiannya. Cover designed by: @Leonidas_design69 Dilarang plagiat atau menyebarkan isi novel ini dalam bentuk apa pun.

More details
WpActionLinkContent Guidelines