Long Slow Distance

Long Slow Distance

  • WpView
    Reads 27
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 5, 2023
Terlalu banyak trauma dihidup Aleesha membuatnya mati akan segalanya, menjalani hidup hanya untuk menepati janji kepada sang papi, untuk tidak mengakhiri hidup dengan sia - sia. Dan disaat cahaya kehidupan itu datang sekali kepadanya, harapan besar hinggap di lubuk hatinya. Namun lagi dan lagi Aleesha harus menelan harapan semu nyatanya cahaya yang ia sangka dapat membantunya pulih dari semua yang menyiksanya tak lebih dari cahaya hitam pekat yang membuat beban dihidupnya berlipat. Cahaya itu perlahan membunuhnya dan ketika Aleesha bangkit dan kembali menemukan cahaya pengganti haruskah ia percaya dan kembali menaruh harapan ? - O o O - " I'am trying to be happy. Trying to live my live without you, but it's difficult to do that when you're all i can think about." - Aleesha Diandra Safaluna " You will always be something to me. Something special, something i can't explain. And when people come at me to ask who you are, i won't tell them everything i know, i want to keep you for myself." - Melviano Adelino Ryder
All Rights Reserved
#763
wattys
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aerilyn
  • Dependency ✓ [Sudah Terbit]
  • Strong Girl [TELAH TERBIT]
  • Another Goodbye (The Other Side 2)
  • Dear Renza [TERBIT]
  • The Kidnapper
  • The Antagonis Sister [Slow Update]
  • ASRAR [TERBIT]
  • NOISY SOUL [Ongoing]
Aerilyn

Aerilyn bellvania meise. Aku selalu tersenyum ketika memandangmu, tetapi di dalam hatiku berkata. Inilah seseorang yang dulu selalu keperjuangkan dengan segenap jiwaku, dan kini sang waktu telah jauh meninggalkan kita. Kini kau bukan lagi milikku, kini kau telah berada di tempat yang jauh lebih baik. Sebuah tempat yang telah menjadi takdirmu dengan semua berkah dan kenikmatan dari-Nya, itulah yang pantas untukku. Kini waktu telah menjawab sebuah pertanyaan klasik, aku bukan yang terbaik untuk dirimu. Maka lanjutkanlah langkahmu, tetap tersenyumlah seperti itu. Aku akan tetap bahagia di sini apabila aku bisa memandang kau bahagia di sana. Mataku nanar melihat batu nisan bertuliskan orang yang kucintai, deraiku tak bisa ku tahan sehingga kubiarkan jatuh di tanah bersama tetesan lain dari langit Kata-kata dulu yang pernah ku ucapkan kepadamu kini hanyalah tinggal ilusi. "Lo tenang aja, gue gabakal ninggalin tanggung jawab. gue bakal ada disisi lo sebisa yang gue mampu. Lo gausah khawatir, gue akan selalu sayang sama lo hari ini, besok dan seterusnya." Aku merindukanmu, air mata ini tak dapat ku tahan lagi. Aku benar-benar merindukanmu. Buat readers jangan lupa vote dan kritiknya😊 CERITA AKAN DIREVISI SETELAH TAMAT! Update hari Minggu! {{{{{ON GOING}}}}}

More details
WpActionLinkContent Guidelines