RUANG KEDAP SUARA

RUANG KEDAP SUARA

  • WpView
    Reads 156
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Sep 29, 2022
"Jelas ini pembunuhan!" • • • "Ada apa aja di sini?" tanyaku sambil mulai membuka-buka kertas di sana. Seluruh pelajaran dibatalkan, namun murid-murid untuk tetap berada di dalam kelas. Sehingga suasana kelas tengah riuh, entah membicarakan gosip atau bermain kartu. Sementara aku tetap duduk di bangkuku, meneliti foto mayat Fara. "Kesaksian satpam sampai tersangka utama." Edel menjawab. Tangannya mengambil satu bundle dan memberikannya kepadaku. Aku segera mengeceknya. • • • "Kalau begitu, kita tinggal cari anggota yang enggak punya topi?" tanyaku kepada Edel. "Emangnya kita nggak bisa tanya, topi siapa ini?" Aku menegakkan punggung, menoleh pada Edel untuk mengutarakan keluhan. Jika hanya begitu pertanyaannya maka akan lebih mudah menemukan siapa pembunuhnya. Edel tertawa. "Adra, mana ada maling ngaku maling?" ••• RUANG KEDAP SUARA ••• Author : Asti Dahayu Widyadana, Natasya Revalina Putri, Rizky Aulia Rahma Editor : Zulfa Rahma Nabila Cover by Cirrus SMAN 1 DEPOK AKSARA 1 Depok -SMAN 1 Depok
All Rights Reserved
#138
suara
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ANNISA {ON GOING}
  • NADIRAEFAL
  • [Annalisa]: The Crimson Theater
  • Merah : Kursi Belakang [Tamat]
  • FLEUR ✓
  • Find A Way to My Heart (SUDAH TERBIT)
  • Tentangmu, Kak Crush!
  • SEBUAH PERJALANAN DI SUDUT PENANTIAN(MAYOR TEDDY)

Annisa Maudi Ayunda. Gadis berusia 19 tahun yang mampu meluluhkan hati seorang lelaki cuek. Nih spoilernya↓ ___________________ TINN TINN TINN... "Astagfirullah. Siapa sih pagi-pagi yang udah mainin klakson-nya ey, ganggu pisan" Annisa menggerutu sebal karena ia dikejutkan oleh klakson mobil yang tepat dibelakangnya. "WOY! MINGGIR lO!" belum selesai dengan gerutuan-nya Annisa kembali dikejutkan dengan suara si pemilik mobil tersebut. "Ya Allah, kayaknya kamu suka banget ngagetin orang deh" bahkan saat berbicara dengan orang yang dibelakangnya, Annisa tidak membalikkan badannya sama sekali. "GUE BILANG MINGGIR YA MINGGIR! dasar dekil" walau nada bicara pada kalimat terakhirnya ia kecilkan, tapi tetap saja Annisa masih bisa mendengarnya. "HEH! APA KAMU BILANG TADI? DEKIL? HEY JAGA UCAPAN MU YA!" Annisa benar-benar jengkel pada orang tersebut "YA EMANG lO DEKIL, MAKANYA NGACA SONO!" pemuda yang diketahui bernama Ardhiansyah Vero Aditama atau yang sering dipanggil Ardhi ini memang terkenal dengan sikap angkuhnya karena ayahnya, Adriansyah Vernon Aditama adalah kepala yayasan di kampus-nya. "Huhhh ngadepin kamu mah gak bakal kelar urusannya" sebelum Annisa berbalik dan meninggalkan Ardhi , Ardhi sudah menghentikannya dengan berbicara. "SIAPA lO SAMPAI-SAMPAI lO BERANI SAMA GUA" dan benar saja ucapan Ardhi pun dinotice oleh Annisa. "Aku? Aku emang bukan siapa-siapa dan buat apa aku takut sama kamu. Sama-sama makan nasi ini kan? Kecuali kalo kamu makan manusia baru aku takut.." sontak ucapan Annisa mengundang tawa dari para mahasiswa yang melihat kejadian itu. Ardhi yang melihat kalau dia ditertawakan oleh semua orang langsung mengucapkan kata-kata yang membuat mereka bungkam. "DIAM KALIAN! MAU GUE KELUARIN DARI KAMPUS HAH?!!" para mahasiswa yang dari tadi mentertawakannya langsung saja membungkam mulutnya dan pergi dari sana. _______________________ Cie yang penasaran! Yuk langsung dibaca! Jangan lupa like and Comment!

More details
WpActionLinkContent Guidelines