"Pada bulan pertama setiap abad, langit akan menangis, dan bumi akan memilih satu jiwa yang membawa luka dari masa lalu." Malam itu, angin datang membawa bisikan yang tak bisa dipahami manusia biasa. Di langit yang tak sepenuhnya gelap, menggantung sebuah bulan muda - pucat, menggigil seperti tubuh seorang bayi yang baru lahir dari rahim luka sejarah. Di lembah tersembunyi, seorang gadis berdiri di atas batu tua, matanya menatap langit seakan menantang bintang-bintang untuk menjawab pertanyaannya yang paling sunyi. Namanya Aurelya Caelis. Putri dari rahasia. Pewaris dari luka. Dan malam ini, usianya genap enam belas tahun.
Plus d’Infos