SURAT untukmu dan diri sendiri :)

SURAT untukmu dan diri sendiri :)

  • WpView
    Reads 139
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 22, 2023
Halo! zaman dulu kalau mau menyampaikan pesan ke orang kita harus tukar surat ya. Aku percaya meskipun udah ada teknologi yang super banget. Baik aku maupun kamu masih ada pesan yang gak bisa bahkan takut untuk disampaikan. Baik sedih, senang, cinta, kesenangan, cerita kehidupan...surat menyimpan perasaan-perasaan kita itu. Surat ini hanya berisi sajak, puisi, syair, curhat bahkan balasan untuk surat-surat yang kamu kirim ke hoshimiya68@gmail.com dan akan dibalas secara anonymous aja. biarkan cerita kamu jadi indah :)!
All Rights Reserved
#221
confess
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aku, Kamu, dan Takdir Tuhan
  • Indonesian Poetry
  • Cinta dan Takdir Rania [End]
  • Perihku Ditinggalkan
  • Andai bisa
  • Kitab Romancuk
  • Langit Pemisah【END】[Sudah terbit]
  • DEAR LOVE (ERNANDO ARI SUTARYADI) (SUDAH TERBIT)
  • DikaRanggi
  • INKONSISTENSI RASA (TERBIT)

Aku, Felicya Anastasya. Gadis bodoh yang terjebak dengan perasaan ingin memiliki terhadap sahabatku sendiri. Tapi dia, dia mempunyai wanita yang sudah dari lama dia kagumi. Namun saat wanita itu mengkhianatinya, aku dengan gagah mengobati dan berjanji tidak akan pernah meninggalkannya, dan diapun demikian. Dia mulai menaruh perasaan padaku dan menyuruh ku melupakan komitmen dulu, untuk tidak terbawa perasaan. Namun, Dia mengkhianati ku saat diriku percaya, ia tidak akan pernah mengecewakanku. Tentu, dia adalah laki-laki brengsek yang Tuhan pertemukan padaku. ...... Saya, Hairez Alzam Ghaaziy. persis seperti dibilang oleh Felicya, ya saya laki-laki brengsek, laki-laki yang dengan gagah membuat sahabatku sendiri jatuh cinta sejatuh-jatuh nya terhadap saya. Saya mengkhianatinya disaat saya tahu dia begitu mencintai saya, saya lebih memilih gadis yang baru saya kenal dibanding dia yang sudah menemani saya ketika saya terpuruk. Saat dia menjauh sejauh-jauhnya terhadap saya, Tuhan malah mempertemukan kita kembali setelah bertahun-tahun tidak bertemu. Saya ingin sekali menghampirinya, dan menyembuhkan rasa sakit dia yang belum sembuh hingga saat ini. Tapi bagaimana caranya? _Aku, Kamu, dan Takdir Tuhan_ _13 Januari 2025

More details
WpActionLinkContent Guidelines