Looking For Happiness

Looking For Happiness

  • WpView
    LECTURAS 9
  • WpVote
    Votos 2
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, sep 10, 2025
WpInfo
Ficción
Romance
Atrila Mahastra, kisah hidupnya penuh dengan lika liku yang tak ada ujungnnya. Hatinya yang sudah berkali-berkali menerima perih luka, air mata yang sudah berkali-berkali menetes karna hatinya, otaknya yang selalu dipenuhi teka teki oleh kehidupannya. Sampai kapan Atrila harus merasakan seperti ini? Kapan ia bahagia dari percintaaan, keluarga,pertemanan, bahkan dari lingkungan sekitar. Berharap secepatnya Atrila dapat merasakan kebahagiaan. MURNI HASIL PEMIKIRAN SENDIRI, DILARANG KERAS UNTUK MENGADAPTASIKAN CERITA TERSEBUT DALAM BENTUK APAPUN‼️
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Breathe
  • Dear of Natasya
  • Shananda
  • Sepotong Hati Tanpa Nama
  • Mari Kita Berdamai dengan Luka  (TAMAT)
  • Love Therapy (Selesai)
  • Not Home [TAMAT]
  • Teruntuk Luka [Completed]
  • SENJA UNTUK SAGARA
Breathe

[Trigger warning! Efek yang kalian rasakan setelah membaca cerita ini di luar tanggung jawab dan kuasa penulis.] We all here have our own struggles. Hal tersebut adalah sesuatu yang pasti dalam hidup, yang tidak dapat ditentang lagi. Itu pula yang dirasakan oleh Rome. Ia sama seperti kalian. Ia pun memiliki masalahnya sendiri. Memiliki "luka"-nya sendiri. Tak terhitung berapa banyak goresan yang pernah ditorehkan dunia padanya hingga detik kau membaca kalimat ini. Sampai pada akhirnya, ia tidak dapat merasakan luka itu lagi. Kau tahu? Tingkatan sakit yang paling sakit adalah ketika kau sudah tidak dapat merasakan apa-apa lagi. Dan itulah yang dirasakan oleh Rome. Semuanya terasa kebas. Semuanya terasa begitu biasa. Semuanya terasa bagaikan bagian dari hidupnya yang mustahil untuk dihilangkan. Namun tetap saja, luka itu tidak akan pernah hilang dan akan selalu terasa sakit ketika dunia lagi-lagi menggoresnya. Bukan soal fisik, namun soal jiwanya. "Sometimes you gotta bleed to know that you're alive and have a soul." -Twenty One Pilots-

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido