Story cover for Surrender To Be Antagonist by DiasIka7
Surrender To Be Antagonist
  • WpView
    LECTURAS 110
  • WpVote
    Votos 27
  • WpPart
    Partes 3
  • WpView
    LECTURAS 110
  • WpVote
    Votos 27
  • WpPart
    Partes 3
Continúa, Has publicado jul 01, 2022
Apa yang kau lakukan jika ayah kandungmu lebih memihak putri angkatnya daripada putrinya sendiri..

Apa yang kau lakukan jika tunanganmu lebih memilih bersama saudara angkatmu daripada dirimu..

Apa yang kau lakukan jika temanmu satu persatu meninggalkanmu dan memilih untuk bersama saudara angkatmu..

Marah?
Ataukah
Menyerah....
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Surrender To Be Antagonist a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#147hijab
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Become an Extra or Main Character [END] de abcde_zzZZ
36 partes Concluida
Sebuah pertanyaan. Bagaimana caranya untuk bahagia? . . . Seorang perempuan yang hidup tanpa kebahagaiaan, kini mendapatkannya dengan mudah. Caranya? Tidak ada. Kebahagiaannya itu lenyap seolah ditelan bumi sejak ia lahir dan membuka matanya. Kehidupannya yang miris sungguh sangat disayangkan. Tapi, satu kejadian yang ia anggap itu adalah awal kebahagiaannya adalah... Saat ayahnya sendiri yang mengambil nyawanya. Sebuah kebahagiaan yang perempuan itu dapatkan sekian lama, akhirnya lenyap lagi karena suatu hal yang kembali terulang. Dalam mimpinya, seorang gadis memberinya harapan dengan hidup bahagia bersama orang-orang yang akan mencintainya. Tapi itu pun kembali lenyap seakan kebahagiaan enggan untuk dimiliki oleh perempuan itu. • • • Apakah kehidupan keduanya ini bisa menebus penderitaannya? Jika bisa, bagaimana cara mempertahankannya? Dan jawabannya selalu, TIDAK. • • • " Katanya, kebahagiaan tidak bisa terus dimiliki. Layaknya roda berputar, semua hal bisa didapatkan, meski itu hal yang tidak diinginkan. Semua hal yang didapatkan tidak akan selalu hal baik. Baik di dunia manapun, hal baik tidak selalu tetap. Itu bukanlah hal yang kekal. Tidak perlu juga mencari apa itu kebahagiaan dan bagaimana cara mendapatkan kebahagiaan. Karena saat mensyukuri semua yang kita miliki, saat itu juga kita akan merasakan kebahagiaan dengan cukup." Ucap seseorang yang sudah terbiasa menerima kebahagiaan selama hidupnya dan tidak pernah tahu apa itu kesengsaraan. . . . ⚠️⚠️⚠️ →Cerita ini murni hasil imajinasi saya sendiri❗ →Tidak menerima plagiarisme dalam bentuk apapun❗ →Mohon maaf jika mungkin ada beberapa kata yang kurang tepat atau salah pengetikan, dan juga mungkin ada kesamaan dalam nama atau watak karakter. ⚠️⚠️⚠️ ♡♡♡
Eliinaa de vfryfrljnvsnmtm
5 partes Concluida
Apa yang terlintas di benak kalian ketika mendengar kata 'Rumah' ? Tempat nyaman dipenuhi kehangatan? Tempat berlindung dari terpaan badai kehidupan? Pasti itu kan yang terlintas di benak kalian? Sayangnya, 'Rumah' yang ada di kehidupanku jauh berbeda dari semua itu. Kehangatan berubah menjadi kepedihan. Tempat yang seharusnya jadi tempat berlindung justru jadi tempat yang paling membuatku tertekan. Aku tidak iri, sungguh. Aku hanya ingin merasakan bagaimana rasanya ketika dipeluk oleh ayah dan ibu dengan penuh kasih sayang. Sarapan bersama ayah, ibu, kakak dan aku di pagi hari sambil tertawa ria karena masakan ibu yang gosong mungkin? atau jatuh dari motor saat sedang belajar mengendarainya lalu ayah akan datang dan membantuku berdiri, menenangkanku sambil berkata "Gapapa, ini biasa terjadi kok kalo lagi belajar, pernah dengar pepatah 'kamu nggak bakal bisa berdiri kalau nggak pernah jatuh' kan? Nah, kasus kamu sekarang sama kayak pepatah yang ayah bilang tadi." ? atau saat adzan tiba, ayah akan mengajak ibu, kakak dan aku untuk sholat berjamaah dengan ayah sebagai imamnya ? atau mungkin menjahili kakak yang sedang sibuk belajar lalu aku akan dihadiahi kejar-kejar an dan berakhir dengan aku yang terjatuh lalu menangis, kemudian ibu akan datang mengobati lukaku akibat aksi kejar kejar an tadi sambil mengoceh? Benar-benar keluarga impian bukan? Ya, benar, karena itu 'keluarga impian' maka itu hanya akan jadi 'mimpi' saja. Itu tidak terjadi di kehidupan nyata. Ya, mungkin ada, tapi bukan kehidupanku. Sekarang, rumah sudah tidak lagi menjadi tempat ternyaman dan penuh kehangatan seperti yang kurasakan dulu. Kini rumah hanya menjadi tempat berteduh dari panas dan hujan. Aku telah kehilangan, dan rasa kehilangan ini telah membuatku takut untuk memiliki.
To Be Antagonis de Alkaraka_
52 partes Concluida
🚫🅅🄾🅃🄴 🄰🄽🄳 🄺🄾🄼🄴🄽 🄱🅁🄾 🄱🅁🄾 🅂🄴🄺🄰🄻🄸🄰🄽!!!🚫 𝐀𝐢𝐝𝐚𝐧 𝐚𝐝𝐚𝐥𝐚𝐡 𝐦𝐚𝐡𝐚𝐬𝐚𝐧𝐭𝐫𝐢 𝐝𝐞𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐬𝐞𝐠𝐮𝐝𝐚𝐧𝐠 𝐩𝐫𝐞𝐬𝐭𝐚𝐬𝐢. Presiden Mahasiswa yang disegani, kapten tim basket, dan perwakilan taekwondo. Namun suatu pagi, takdir mengoyak kenyataan. Aidan terbangun dalam tubuh yang asing-seseorang yang bukan dirinya. Bukan tokoh utama, melainkan antagonis dalam novel yang baru saja ia baca. Nama mereka nyaris sama, latar belakang pun serupa. Tapi reputasi mereka bertolak belakang. Kini, Aidan harus menjalani hidup baru sebagai sosok yang dibenci banyak orang. Sebuah perjalanan dimulai: antara menebus kesalahan yang bukan ia lakukan, atau membentuk ulang takdir yang telah tertulis. Mampukah ia mengubah takdir yang bukan miliknya? 🙇 : 𝙃𝙞𝙡𝙡𝙤𝙬 𝙃𝙞𝙡𝙡𝙤𝙬... 𝙄𝙣𝙞 𝙄𝙖𝙣. 𝙄𝙖𝙣 𝙘𝙪𝙢𝙖 𝙢𝙖𝙪 𝙗𝙞𝙡𝙖𝙣𝙜, 𝙗𝙤𝙤𝙠 𝙞𝙣𝙞 𝙪𝙙𝙖𝙝 𝙄𝙖𝙣 𝙧𝙚𝙫𝙞𝙨𝙞 𝙗𝙖𝙝𝙠𝙖𝙣 𝙧𝙤𝙢𝙗𝙖𝙠 𝙝𝙖𝙗𝙞𝙨-𝙝𝙖𝙗𝙞𝙨𝙖𝙣. 𝙅𝙖𝙙𝙞, 𝙟𝙞𝙠𝙖 𝙖𝙙𝙖 𝙠𝙚𝙨𝙖𝙢𝙖𝙖𝙣 𝙖𝙩𝙖𝙪𝙥𝙪𝙣 𝙠𝙚𝙢𝙞𝙧𝙞𝙥𝙖𝙣 𝙙𝙖𝙡𝙖𝙢 𝙗𝙤𝙤𝙠 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙄𝙖𝙣 𝙜𝙖𝙧𝙖𝙥, 𝙢𝙤𝙝𝙤𝙣 𝙙𝙞 𝙢𝙖𝙖𝙛𝙠𝙖𝙣. 🙇 : 𝙗𝙤𝙤𝙠 𝙞𝙣𝙞 𝙩𝙚𝙧𝙞𝙣𝙨𝙥𝙞𝙧𝙖𝙨𝙞 𝙙𝙖𝙧𝙞 𝙨𝙖𝙡𝙖𝙝 𝙨𝙖𝙩𝙪 𝙢𝙖𝙝𝙖𝙨𝙖𝙣𝙩𝙧𝙞 𝙙𝙚𝙠𝙚𝙩 𝙧𝙪𝙢𝙖𝙝 𝙄𝙖𝙣. Well... Silahkan kasih kritikan, tapi jangan lupa sama sarannya. Biar adil okay? 🏅 : 1 in Alim |20•03•25| 🏅 : 1 in No Romance|20•03•25| 🚫 Don't plagiat my work!
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
[END] WHAT WE HAVE PASSED TOGETHER? cover
ATHENA | Antagonist Princess cover
villain's  [ SUDAH TERBIT DI PLAY STORE DAN PLAY BOOK ] cover
Exchange Souls With Villains cover
Kebahagiaan Kecil Aralie. [ End ] cover
Become an Extra or Main Character [END] cover
I'll Save the Antagonist Sister [COMPLETE] cover
Eliinaa cover
Shadows of the Main Story cover
To Be Antagonis cover

[END] WHAT WE HAVE PASSED TOGETHER?

62 partes Concluida

[FOLLOW ME BEFORE READING.] Apa yang akan dilakukan saat waktu hampir habis? Waktu yang selama ini tidak pernah berhenti, tiba-tiba mengajak untuk menghabisi dunia. Kau pikir, semuanya akan baik-baik saja. Sampai saat yang paling lama kau baru boleh pergi. Tapi tiba-tiba, kau teringat tentang waktu yang selama ini telah kau habiskan. Lalu menyesalinya. Seolah-olah kau ingin memiliki lebih banyak waktu lagi. Menurutmu, apa semuanya masih bisa baik-baik saja? Gilang memikirkan hal yang sama setelah ia mendapat tugas untuk menjaga saudara angkatnya. Bukannya apa-apa, Gilang hanya tidak mau menghabiskan waktunya yang tidak seberapa untuk tugas menjaganya itu. Ia juga tidak mau menyerahkan waktunya bersama orang lain. Bahkan sedetik pun. Tapi siapa yang tahu, Gilang malah jatuh cinta pada saudara angkatnya. Mati-matian ia berusaha agar Adin tidak balas mencintainya. Dan sekarang, semua terserah pada Gilang. Karena waktunya tidak bisa menunggu. Setidaknya, sampai mati. [PLEASE, DON'T COPY MY STORY.]