Best Fake Friend

Best Fake Friend

  • WpView
    Reads 656
  • WpVote
    Votes 206
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 9, 2023
Josyifa Annisa, adalah seorang mahasiswi yang memiliki teman dekat semenjak awal pertama menempuh pendidikan di salah satu universitas ternama ibu kota. Josyifa yang biasa dipanggil dengan Jojos itu cukup senang membantu sahabatnya jika membutuhkan dirinya. Jojos merasa bahagia, jika temannya juga bahagia. Jojos dihadapi dengan kisah cinta yang rumit. Jojos tidak tahu harus bagaimana, semua menjadi terasa serba salah. Terbesit dari hati Jojos untuk menghentikan niat baik dari lelaki itu. Memberi dan menerima, mungkin itu juga berlaku disaat dirinya tengah ingin didengar. Sahabat menjadi tempat untuk memberi dorongan yang positif. Sahabat bukan tentang siapa yang lama dikenal, tapi tentang orang yang menghampiri hidupmu dan tidak akan pernah meninggalkanmu dalam situasi dan kondisi seburuk apapun. Jojos memiliki teman dekat, namun lambat laun dia seperti tidak memiliki sama sekali. Jojos sudah kehilangan arti dari seorang sahabat. "Menghabiskan waktu untuk mengeluh terhadap hari kemarin tak akan membuat hari esok lebih baik," adalah perkataan dari sosok misterius yang bisa menjadi Jojos tersenyum dan bangkit. Jojos sempat merasa bahwa apakah mungkin keikhlasan yang telah hilang dari diri, Atau apa berteman itu akan seperti ini jadinya?
All Rights Reserved
#389
fake
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • A Dying Butterfly [SEGERA TERBIT]
  • Everything Happens for a Reason
  • (Beca)use WhatsApp
  • HAKANA (Boundaries Were Never Our Thing)
  • F.R.I.E.N.D.S ; The reason of parting (END)
  • Give Me Your Forever [END]
  • Story With Bestie

[ #1 Angst • 7 Juli 2025] [ #1 Lovetriangle • 22 Juni 2025] [ #1 Emosional • 14 Juni 2025] [ #1 Comingofage • 16 Mei 2025] [ #1 Secretlove • 2 Mei 2025] [ #1 Fiksiindonesia • 18 Agustus 2025] [ #1 FWB • 15 Oktober 2025] Ini adalah kisah dua orang yang sama-sama penuh luka, tetapi juga sama-sama keras kepala dalam mencinta. Keduanya mencintai dengan cara membangkang pada ketakutan mereka sendiri. Dengan ego yang saling melukai. Dengan kesetiaan yang bertumpu pada satu janji. Ada yang indah dari cara mereka tetap saling merawat, meski semesta belum memberi tempat. Ada yang memilukan sekaligus mengharukan dari kisah cinta yang bertahan karena keduanya memilih untuk tidak menyerah ... di tengah pilihan-pilihan yang sering kali membuat goyah. Mereka tragis, tetapi juga manis. Mereka tulus, tetapi jalannya tidak mulus. Mungkin, itulah yang membuat kisah ini begitu menyakitkan. Sebab, keduanya tahu bahwa mereka saling mencintai, tetapi tidak yakin apakah cinta itu cukup untuk terus dipertahankan dengan cara yang selama ini mereka yakini. --- Ini bukan cerita singkat. Tokoh-tokoh di dalamnya tidak hadir sekadar untuk lewat. Mereka tumbuh perlahan, jatuh pelan-pelan, lalu bangkit dengan cara yang hanya bisa dipahami jika kamu bersedia bertahan. Tulisan ini panjang karena mereka layak diceritakan dengan utuh. Setiap bab, setiap percakapan, setiap jeda, dibangun untuk mengenalkan mereka apa adanya: rapuh, egois, lembut, lucu, menyebalkan, dan menggemaskan. Jika kamu bertahan sampai akhir, satu hal yang pasti akan terjadi adalah ... kamu akan menyayangi mereka, mungkin bahkan lebih dari yang kamu kira.

More details
WpActionLinkContent Guidelines