Make Love

Make Love

  • WpView
    Reads 215
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadMatureComplete Fri, Apr 3, 2026
Di hari hari yang semakin lama semakin panas, kehidupan seolah menjadi lebih cepat, seperti sedang menaiki kereta yang melaju dengan kecepatan cahaya,dan jika tertinggal akan kehilangan semuanya. Aku selalu ingin membayangkan bahwa kehidupan itu hanya seperti sepotong kue donat yang berada di piring dan lembut. Pikir lara Seorang pria bernama joko yang memiliki hubungan asmara masa lalu yang gagal Kini ia kembali bertemu seorang wanita yang cantik dan polos, dengan kepolosannya menjadi daya tarik untuk joko, itu cukup menumbuhkan rasa di keduanya Tetapi setelah hubungan itu berjalan cukup mulus, Tak di sangka wanita yang dulu pernah mengisi hati joko , kini datang kembali.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • IF YOU
  • USAI? (On Going)
  • kireyvilosia
  • MEISYA
  • DANADYAKSA
  • Mungkin Nanti
  • MaladaMade
  • Aksara Lingga
  • Arsyilazka
IF YOU

Bagaimana jadinya ketika aktor muda jatuh cinta dengan wanita yang 20 tahun lebih tua darinya? Akankah usia bukan penghalang? Wanita yang memeluk luka masa lalunya sendirian Ketika takdir sudah mengambil alih, bahkan ketika aku dan kamu adalah mustahil. Kita akan bertemu lagi dengan rasa yang sama. Takdir adalah benang halus yang tak terlihat, mengikat tanpa memberi isyarat. Aku pernah percaya bahwa kehilanganmu adalah tragedi terburuk dalam hidupku, luka yang tak mungkin sembuh oleh waktu. Aku menunggu, berharap, meski perlahan harapan itu berubah menjadi sia-sia. Namun, ketika semua terasa hampa, saat langkahku nyaris berhenti, kehadirannya datang seperti cahaa fajar diujung gelap. Penantianku yang panjang akhirnya menemukan jawabannya. Tapi, apakah ini benar-benar akhir dari duka atau awal dari cerita yang lebih rumit? Aku menghidupkan sosokmu dalam setiap kata yang kutulis. Dalam baris-baris sunyi, kau kembali bernapas, hadir dalam imajinasi yang kurangkai dengan rindu. Meski dunia telah merenggutmu dariku, dalam tulisanku, kau tak pernah benar-benar pergi. Namun seiring pena menari diatas kertas, aku bertanya-tanya apakah aku yang menciptakanmu kembali, atau justru kau yang perlahan menarikku dalam dunia yang kupahat untukmu? Kaluna Putri Ketika waktu yang membawamu kembali

More details
WpActionLinkContent Guidelines