Crazy Cop

Crazy Cop

  • WpView
    Membaca 159
  • WpVote
    Vote 16
  • WpPart
    Bab 14
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Feb 5, 2023
"Gue gak takut mati!" ujar Kirana. Seorang wanita yang berasal dari sebuah desa, wanita tersebut bernama Kirana, keberanian telah membawanya kesebuah konflik antara dua geng yang saling bermusuhan. Kirana terpaksa masuk kedalam konflik tersebut, rencananya yang akurat, membuat kedua geng tersebut berdamai secara perlahan, perlahan tapi pasti. Setelah konflik tersebut selesai, ada sebuah konflik yang melibatkan dan memakan korban anggota geng Kirana, jiwa kepemimpinannya tidak bisa diam saja melihat anggota gengnya menjadi korban. Kirana pun terpaksa terlibat dalam urusan kasus polisi tersebut, perjalanannya menyelesaikan misinya disebuah kota besar dan terkenal. Kasus yang sedang ia hadapi pun membawanya kesebuah cinta, cinta yang selama ini ia harapkan untuk membantunya menyembuhkan luka yang berasal dari banyak hal. Tak hanya cinta, ia juga menjadi polisi terkenal yang identitasnya disembunyikan oleh semua orang, ia terkenal dengan satu tim "Crazy Cop" Bagaimanakan perjalanan mereka menyelesaikan misi? Siapakah pria yang akan menjadi cintanya? Hai semuanya, jangan lupa di vote, komen, and folow aku ya guys😊 yang sudah folow aku, saya ucapkan terima kasih banyak ya...
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#8
anggota
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Yosan Ananda
  • ZAFANO [ END ]
  • The Role of Actor's Girlfriend
  • Jangan Jatuh Cinta Padaku (OnGoing)
  • Lembayung Terakhir
  • RAYXCAIN
  • AMNESIAL (END)
  • Dibalik JAS & DEBU
  • We Have Case!
  • STAY WITH ME••ON GOING••

❗ Cerita ini masih tahap Revisi. Kalau Berminat membaca silahkan, Perlu Vote dan Follow dari Pembaca 🙏🏻 ❗ Peringatan: Novel ini mengandung adegan dan karakter dengan sifat gelap yang tidak layak untuk ditiru. ❗ Catatan: Novel ini berisi tema-tema gelap, seperti kekerasan, manipulasi, Bahasa Yang kasar dan eksplorasi sisi gelap manusia. Yang mungkin tidak memicu kenyamanan (tidak cocok) untuk pembaca. Deskripsi Cerita : Liana duduk di tepi pantai, jari-jarinya bermain dengan pasir yang lembut. Angin laut berhembus sepoi-sepoi, menerbangkan rambut panjangnya yang indah hingga menutupi wajahnya yang polos. Ia berusaha menyingkirkan rambutnya dengan tangan yang berpasir, sedikit mengernyit karena pasir menempel di wajahnya. Tiba-tiba, Yosan menyodorkan sebuah jepit mutiara ke arahnya. Mata Liana membulat, menatap jepit itu dengan heran. "Ini jepit aku," katanya, suaranya sedikit meninggi karena terkejut. "Aku cari-cari pantesan gak ada, kamu ambil ya?" tanyanya, matanya menyipit curiga. Yosan terkekeh geli, melihat ekspresi bingung Liana. "Enggak," jawabnya, masih tertawa kecil. "Itu ketinggalan di tali tas ransel aku, waktu kamu jepitin di tas aku." Yosan mengambil jepit itu dari tangan Liana dengan lembut. Ia kemudian menyisir poni samping Liana yang panjang dengan jarinya, lalu menjepitnya dengan jepit mutiara itu. Ia menatap wajah Liana yang polos dan cantik dengan tatapan lembut, senyumnya mengembang. "Liana," katanya, suaranya pelan dan menenangkan. "Siapa yang berani buat kamu nangis? Bilang ke aku." Liana menoleh ke arah Yosan, mengangkat dagunya sedikit, menunjukkan ekspresi sombong yang menggemaskan. "Kalau mamah aku, gimana?" tantangnya. Yosan tersenyum lebar, "Wah, kayanya aku gak berani ngelawan Li," balasnya, "Karena aku gak bisa melawan ibu bidadari. Takut gak di restuin," tambahnya, sambil mengedipkan sebelah matanya, membuat Liana tertawa kecil.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan