ABIREA[on Going]

ABIREA[on Going]

  • WpView
    OKUNANLAR 144
  • WpVote
    Oylar 179
  • WpPart
    Bölümler 6
WpMetadataReadDevam ediyor
WpMetadataNoticeSon yayınlanan Paz, Tem 10, 2022
tentang mereka yg dianggap istimewa,mksih telah hadir walaupun sesaat,tp setidaknya membuat mengerti kalau yg hadir belum tentu takdir Dia belum selesai berjuang kenapa ia harus kembali kehilangan sosok itu? Reana kira Abian adalah tempat pemberhentian terakhirnya untuk berlayar tapi ternyata tidak. Abian terlalu menutup semua kemuningkan untuk dijadikan rumah. "Gue udah berhasil kak jadi tempat favorit lo,tapi rumah lo bukan gue" "Reana emang harusnya dari awal kita gak pernah ada pertemuan" "Kalo tempat pemberhentian lo bukan gue,tapi tempat pemberhentian gue tetap lo boleh kak?" "Ayo saling lupain na" Terus bagaimana kelanjutannya? Apakah mereka masih bisa bersatu setelah mereka di jauhkan oleh dinding yang sangat tinggi. "Perjuangan gue sia sia ya kak...?" FOLLOW DULU SEBELUM BACA! STAR:2 juli End:....
Tüm hakları saklıdır
#627
romence
WpChevronRight
En büyük hikaye anlatıcılığı topluluğuna katılınKişiselleştirilmiş hikaye önerileri alın, favorilerinizi kütüphanenize kaydedin ve topluluğunuzu büyütmek için yorum yapın ve oy verin.
Illustration

Ayrıca sevebilecekleriniz

  • BarraKilla
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • ANANTA [COMPLETED]
  • Love Hurts
  • Ice Gril 🌧️ (TAMAT)
  • Putih & Abu-abu
  • Serpihan Luka
  • Bayi Dosenku 2

LENGKAP! Follow akun ini sebelum baca🐧 Warning! Peringatan! Cerita ini bisa membuat kalian mengumpat, menangis, dan tertawa (jika satu SELERA)🍭 "Barr, aku juga nggak tahu kenapa Raden nyium aku." "Shit! Diem, Bego!" "Maaf." "Tahu nggak, kenapa gue nerima lo jadi pacar gue? Padahal lo yang nembak gue duluan di UKS dengan nggak punya malunya." "...." "Lo itu menyedihkan, Killa. Sangat menyedihkan. Gue selama ini cuma.... kasihan sama elo." "Barra, dada aku sakit." "See? Lo minta dikasihani lagi?" "Maaf." "Dan lo selalu mengatakan maaf biar lo semakin dikasihani." "Barra, kamu beneran mau aku pergi?" "Lo masih mau di sini? Nggak tahu diri banget. Habis ciuman sama suami orang, masih mau sama gue. Karena cuma gue yang bisa ngasih lo segalanya. Gue jijik sama elo." "Makasih, ya, udah mau jadi pacar Killa. Udah mau bahagiain Killa. Hehehe. Kita akhirnya pisah." "Gue nggak mau lihat lo lagi." "Hehehe." "...." "Barrabas Mahesa, makasih udah pernah jadi yang terbaik buat Killa." I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. Titik tertinggi mencintai adalah tahu diri untuk menerima sebuah kehilangan. "Barra, kenapa cara kamu mencintai aku kayak gini?" • Demi kenyamanan Anda saat membaca, disarankan memfollow akun penulis terlebih dahulu. • Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dalam cerita ini tanpa izin tertulis dari penulis. Semua yang ada dalam cerita ini murni hasil pikir penulis, maaf jika ada kesamaan nama, tempat, karakter, dan sebangsa itu. Selamat membaca!

Daha fazla bilgi
WpActionLinkİçerik Rehberi