Dialog Sederhana

Dialog Sederhana

  • WpView
    Reads 2
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 2, 2022
WpInfo
Non-Fiction
Aku; kepada Purnama(n)-Ku. Aku tuliskan ini untuk mengenangmu Aku tuliskan ini atas ketidak sanggupanku Aku tuliskan ini pada harapanku Aku tuliskan ini kala aku dibutakan, ditulikan, dan dibisukan Aku tuliskan ini meski kutahu; takkan kamu membacanya. Dan, aku mampu menuliskan untukmu hingga hembusan terakhir pada nyawaku. Dengan ini, tanpa kukatakan telah kuakui.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Maybe It's You(?)
  • TRIANGLE
  • Si Pemilik Mata Indah
  • Surat dari Masa Lalu
  • my possesif Buchi
  • Akar dan Ranting
  • FUTURE
  • SasuHina - Kau Dimana
  • sekilas "WIKONG"
  • Twin Girls [End]

Sudah hampir dua tahun lamanya ini aku menyimpan semuanya tentangmu. Semua tentang perasaan ini dan semua hal yang aku rasakan selama ini kepadamu. Bahkan aku masih menyimpannya dengan sangat rapi. Walau sebenarnya sudah dari dulu aku ingin sekali mengungkapkan semua perasaan ini dan mengakhiri semuanya, namun sampai detik ini rasanya lidahku masih sangat kaku untuk mengungapkan semuanya. Dan hari ini, mungkin mulai hari ini seterusnya aku tak akan bisa lagi memandangmu dari kejauhan dan mengagumimu lagi dari kejauhan sejauh mata ini memandangmu. Jujur saja, aku tak ingin semua itu terjadi begitu saja. Dan aku juga tak ingin kisah ini berakhir hanya sampai saat ini saja setelah aku mempunyai rasa nyaman kepadamu. Yang aku inginkan, kisah ini terus berlanjut sampai kita mengetahui diri kita satu sama lain. Namun aku kembali sadar, kalau kamu tak akan bisa menjadi seperti apa yang selalu aku harapkan dan aku inginkan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines