SARKA
  • WpView
    Reads 840
  • WpVote
    Votes 29
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 29, 2024
Sarka. Lebih tepatnya adalah Sarka Mahesa. Dia adalah seorang anak dari Dion dan juga Sely. Panggilannya Sarka, meskipun ada nama Mahesa ia tidak suka dipanggil dengan nama tersebut apalagi kalau dipanggil Esa. Ia tidak suka itu. Sarka ini suka musik. Sarka juga suka ayam bakar. Ia adalah tipe orang yang kalau suka terhadap sesuatu, ia akan terus berusaha untuk mendapatkannya. Apalagi untuk mendapatkan ayam bakar di Waroenk Mak Yem, waroenk ayam bakar favoritnya sejak ia SD yang tidak jauh dari tempat tinggalnya. Sarka rela antri berjam-jam sekalipun demi mendapatkan ayam bakar kesukaannya. Di sisi lain Sarka juga tipe orang yang kalau tidak menyukai sesuatu, maka ia cuek dan tak gubris sedikitpun tentang sesuatu tersebut. Baginya, ia lebih suka hidup bersantai tanpa harus mencari tau sesuatu yang tidak berguna dihidupnya. Sarka, 2024. Ikuti terus ceritanya, beri komentar dan vote ⭐
All Rights Reserved
#954
kisahremaja
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sakura Lovers (COMPLETED) 🔚
  • DAKSA [END]
  • Selebgram [end]
  • Tak Berarti (SLOW UPDATE)
  • Garis Luka
  • Shafiqa [OPEN PO]✓
  • Love Vibes
  • GASA [end]
  • Ungkapan Hati

(Cerita ini SEPERTINYA bersetting tahun 2009) Di cerita ini ada sekitar sepuluh tokoh, tapi yang menjadi sorotan utama adalah Thirsa Melisa, umur 16 tahun, kelas 2 SMA. Saat kelas 1, untuk pertama kalinya ia jatuh cinta dan pacaran. Tapi, itu cuma berlangsung selama empat hari saja, karena cowok itu ternyata selingkuh. Mereka pun putus dan tak pernah lagi bertegur sapa. Melisa tak pernah mengerti, Andi yang ia pikir adalah cowok yang baik ternyata bisa berkhianat dan menyakiti hatinya. Saat kelas 2, Melisa sangat berharap ia tidak sekelas dengan Andi. Tapi, ternyata takdir berkata lain. Ia sekelas dengan Andi, lagi! Dan ternyata juga harus sekelas dengan sahabat Andi, yakni Tedy dan Fakhrul. Dari awal masuk sekolah ini, Melisa sudah sangat sebal dengan Tedy. Cowok ini pernah menabraknya dulu, namun hanya cengengesan dan bilang 'sorry' saja, kemudian pergi dengan muka tanpa dosa. Dan cowok ini juga pernah mengintip ke dalam roknya! Kalau Fakhrul, cowok ini memang tak pernah melakukan apa-apa, tapi tetap saja harus diwaspadai, karena bagaimanapun ia adalah sahabatnya Andi dan Tedy. Seolah masalah di sekolah belum cukup, tiba-tiba Nurmala (bunda Melisa) memberitahu bahwa ia baru saja bertemu lagi dengan Abang, teman masa kecil Melisa waktu TK.

More details
WpActionLinkContent Guidelines