Story cover for Ameliorate [END] by lemonychee
Ameliorate [END]
  • WpView
    GELESEN 494
  • WpVote
    Stimmen 91
  • WpPart
    Teile 16
  • WpView
    GELESEN 494
  • WpVote
    Stimmen 91
  • WpPart
    Teile 16
Abgeschlossene Geschichte, Zuerst veröffentlicht Juli 02, 2022
[Teen Fiction]

Bagaimana rasanya menjadi yang teratas; ketika semua pandangan hanya tertuju padamu, ribuan mata seakan-akan menyiratkan kebanggaan yang sanggup membuat jantungmu meledak oleh euforia. Menyenangkan bukan?

Sama, aku juga bertanya-tanya mengenai perasaan sederhana itu.

Hanya bertanya-tanya tanpa pernah bisa berdiri di posisi itu, memandang dari jauh dengan atma yang tengah menahan rasa cemburu, menjadi sosok yang begitu prihatin.

Bagaimana rasanya menjadi dia? 

Pertanyaan itu terjawab tepat jalinan benang merah menjerat tanpa aba-aba di dalam ruangan bernama hati; berbicara mengenai kepedulian, rasa sakit, dan prasangka.

Ameliorate (v): to make something bad better

Rating: 15+
TW: Self-harm, suicidal thoughts.
Alle Rechte vorbehalten
Melden Sie sich an und fügen Sie Ameliorate [END] zu deiner Bibliothek hinzuzufügen und Updates zu erhalten
oder
#848schoollife
Inhaltsrichtlinien
Vielleicht gefällt dir auch
Surat Cinta untuk Diriku Sendiri von ceritadariawan28
4 Kapitel Laufend Erwachseneninhalt
"Semelelahkan apapun hidup, tolong jangan mati di tangan sendiri." ______________________ "Aku nggak mau ngerasain mentalku kembali hancur berantakan hingga rasanya hampir mati hanya karena cinta. Itu sebabnya, aku selalu takut untuk jatuh hati lagi." Ya, Ditha Aquila selalu takut kembali dibuat terluka sampai tak sadar bahwa ia sudah jadi sumber luka bagi Juna Pradirga. Lihatlah pada kebodohan yang ia buat. Takut ditinggal pergi, tetapi menomorsatukan ego dan gengsi. Ingin diyakinkan, tetapi tak pernah memberi kepercayaan. Mengharapkan yang serius, tetapi memutuskan hidup dalam hubungan tanpa status. Lebih dari ketakutannya untuk kembali dilukai, Ditha percaya bahwa orang yang mentalnya tidak stabil memang tak pantas untuk dicintai. Sebab bagaimana mungkin ia mencintai raga yang lain saat dirinya sendiri masih seringkali ia sakiti? Biar aku bertanya, apa yang akan kau putuskan jika seseorang datang pada saat luka masa lalumu belum sepenuhnya hilang? Memilih menerimanya? Atau justru, menolak kehadirannya dengan dalih sakit hatimu yang belum pulih? Keduanya sama-sama berisiko. Namun, kita selalu bisa memilih, risiko mana yang akan kita ambil. "Cara paling mudah untuk mencintai diri sendiri adalah dengan berhenti sejenak mencintai orang lain." PERINGATAN ⚠ Cerita ini bertemakan mental health. Pada beberapa part mengandung konten sensitif seperti adegan kekerasan fisik, self harm, hopeless, trust issues, dan suicidal thoughts. Publish : 1/09/2021 - 25/12/2021 Revisi [ New version ] : 19/02/2023 - Rank : #2 in puisi [04/10/22] #3 in quotes [30/11/23] #1 toxic relationship [31/07/22] #1 trustissue [28/08/22] #1 loveyourself [09/08/2
FRIENDzone (Completed) von YayuYatimah
47 Kapitel Abgeschlossene Geschichte
Awalnya memang teman biasa, Namun tiba-tiba datang rasa cinta. Namun hanya salah satu saja yang dihati merasakan cinta. Awalnya memang tidak ada rasa, Namun akhirnya ada rasa yang istimewa. Namun salah satunya hanya masih ingin tetap jadi TEMAN saja. Menjadi teman yang akrab rasanya tidak cukup, tak rela rasanya jika si dia akhirnya bersama orang lain. Diri ini yang harusnya menjadi jodohnya. Seolah ia tau apa yang kita harapkan, Namun ia tak pernah mau menjelaskannya. Seolah semua ini memang tidak apa-apa, tetap berteman bersahabat saja. Cinta memang tidak tau datangnya, entah itu sahabat. Namun memang kita tidak bisa memaksa orang lain mencintai kita. Berharap ada kesadaran hati darinya, keterbukaan darinya. Agar diri tak sekedar dijadikan teman saja. Masih menanti kepastian, namun memang rasanya makin sesak hati. Takut berharap terlalu tinggi, takut lebih sakit hati lagi. Terkadang memang pertemanan atau persahabatan menjadi ada yang mengganjal dihati, saat diantaranya tumbuh asmara disatu sisi. Mungkin hanya akan tetap jadi teman seperti biasa, kecuali akhirnya hatinya saling tergerak untuk mau bersama jadi jodoh juga. ___ Ini kisah cinta tak berbalas, Cinta sendirian. Dimana cinta ini hanya menyakiti dia yang mencintai, bukan cinta sempurna terlebih abadi. Karena ini bukan romansa remaja. Ini kisah perjuangan gadis sederhana, yang berharap setiap kebangkitannya dari kegagalan bisa menemui keberhasilan. namun, kegagalan menyambut. Ini kisah series semua asmara sang Gadis. INI KISAHKU ... "Jangan memandang orang dengan rendah kecuali kamu ingin menolongnya untuk bangkit." Shopia Andini. "Cintai apapun yang ada didunia dengan sewajarnya. Karena apapun yang ada di dunia tak ada yang abadi." Wildan Pratama. "Cinta sejati adalah ketika dia mencintai orang lain, dan kamu masih mampu tersenyum, sambil berkata: aku turut bahagia untukmu." Yayu Yatimah. --- Real My Imagination YayuYatimah. On Published: AGUSTUS 2018 Completed : MEI 2019
Vielleicht gefällt dir auch
Slide 1 of 10
Breathe cover
Terima Kasih, Senja! cover
Surat Cinta untuk Diriku Sendiri cover
FRIENDzone (Completed) cover
About You Radit! (Selesai + Revisi) cover
RAPUH! cover
Haruskah Mati? √PART LENGKAP [TERBIT] cover
BENUA cover
As Time Allows cover
Semu [Completed] cover

Breathe

59 Kapitel Abgeschlossene Geschichte

[Trigger warning! Efek yang kalian rasakan setelah membaca cerita ini di luar tanggung jawab dan kuasa penulis.] We all here have our own struggles. Hal tersebut adalah sesuatu yang pasti dalam hidup, yang tidak dapat ditentang lagi. Itu pula yang dirasakan oleh Rome. Ia sama seperti kalian. Ia pun memiliki masalahnya sendiri. Memiliki "luka"-nya sendiri. Tak terhitung berapa banyak goresan yang pernah ditorehkan dunia padanya hingga detik kau membaca kalimat ini. Sampai pada akhirnya, ia tidak dapat merasakan luka itu lagi. Kau tahu? Tingkatan sakit yang paling sakit adalah ketika kau sudah tidak dapat merasakan apa-apa lagi. Dan itulah yang dirasakan oleh Rome. Semuanya terasa kebas. Semuanya terasa begitu biasa. Semuanya terasa bagaikan bagian dari hidupnya yang mustahil untuk dihilangkan. Namun tetap saja, luka itu tidak akan pernah hilang dan akan selalu terasa sakit ketika dunia lagi-lagi menggoresnya. Bukan soal fisik, namun soal jiwanya. "Sometimes you gotta bleed to know that you're alive and have a soul." -Twenty One Pilots-