Janji Sang Malam PADA BINTANG [sequel MHIDB]

Janji Sang Malam PADA BINTANG [sequel MHIDB]

  • WpView
    LECTURAS 56,592
  • WpVote
    Votos 3,157
  • WpPart
    Partes 15
WpMetadataReadConcluida sáb, nov 25, 2023
(Tersedia di KBM) Dunia Gea hancur lebur ketika dia dipaksa menerima kenyataan mengerikan bahwa putri tercinta memilih pulang ke pangkuan Sang Pencipta. Kebahagiaan yang telah dinanti selama bertahun-tahun kini harus kembali terkubur bersamaan dengan rasa kehilangan yang muncul ke permukaan. Kepergian sang buah hati tanpa pamit menimbulkan duka yang teramat mendalam, hingga membuat Nata sang suami turut kehilangan pijakannya. Gea tidak pernah menyangka bahwa direnggutnya status sebagai seorang ibu merupakan bencana paling mengerikan bagi seorang wanita. ___________________ Menceritakan perjuangan sepasang suami istri dalam menguatkan satu sama lain di saat ujian pernikahan tiada hentinya menyapa. Hingga kebahagiaan menjadi milik mereka seutuhnya. ©Unyupoeqil|2022 PLAGIAT DILARANG MENDEKAT!!! Covered by pinterest
Todos los derechos reservados
#370
baskara
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Beauty and the Boss
  • Husband In Second Life ✓
  • Tobatnya 'Seorang' Buaya ✔
  • Antara Cinta dan Lara
  • Bian VS Papa ✔️
  • GALANG [SELESAI]
  • Munajat Cinta Shafiya[END]
  • My Perfect Boss [END]
  • ARGA [End]

"Bilang kalau kamu mau aku pergi. Bilang kalau kamu nggak suka aku hadir di hidup kamu. Say it if you mean it." - Benara Wijaya Kamuflase cinta. Penorehan luka. Hancurnya kepercayaan untuk bertahan. Kepalsuan dalam sebuah keluarga membuat Aluna Sarasita tidak akrab akan cinta. Sampai seorang lelaki tampan nan mapan yang merupakan pemilik hotel Saint Wijaya tempat mereka dipertemukan, menetap di dunianya bak lentera dalam gulita. Terdengar seperti omong kosong! Bahkan lelaki biasa pun enggan menerima Saras apa adanya. Namun, Benara Wijaya benar-benar berbeda. Saras tahu, menerima Ben adalah sebuah kekeliruan. Sekalipun lelaki itu berupaya meyakinkannya, kehidupan Ben yang sempurna tetap menjadi alasan bagi Saras beranggapan Ben tidak akan pernah memahami kondisinya. Mereka berbeda. Bak bumi dan langit. Bak hitam dan putih. Saras pun semakin yakin untuk menghapus Ben dari hidupnya. Tanpa peduli harapan yang telah dibangun oleh lelaki itu. Tanpa peduli ada hati yang hancur berkeping-keping karenanya. Lantas, berhasilkah Benara Wijaya membawa Saras pada akhir kisahnya? Mampukah ia menyadarkan Saras bahwa perempuan itu adalah luka sekaligus bahagia terindahnya?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido