Saat Cemara Membenci sang Rembulan

Saat Cemara Membenci sang Rembulan

  • WpView
    Reads 9
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Sun, Jul 3, 2022
WpInfo
Poetry
Puisi cinta kisah tentang Cemara Muda dengan Matahari & Rembulan. Cemara Muda adalah sosok yang tidak punya teman. Akhirnya dipertemukan dengan sosok yang menghangatkan yaitu Matahari. Namun kemudian bertemu sosok lain yang membuatnya jatuh ke lain hati yakni Rembulan. Kepada siapakah akhirnya Cemara meletakkan hatinya?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rude Beautiful Girl [Sudah Terbit]
  • GATARARA
  • First Love And Last Love(✔)🔚
  • MELODYRAMA [REVISI]
  • COOL BOY [COMPLETED]
  • KEMBALI
  • Bintang pagi🌟
  • SEYANG
  • Love for You

Diandra Putri, wanita dingin dengan pahatan sempurna di wajahnya. Dia tidak akan segan untuk melayangkan tinjuan pada siapa saja yang mengganggu ketenangannya. Banyak yang menyatakan cinta pada Diandra, tapi selalu berujung dengan penolakan disertai kalimat kejam dari bibir mungil wanita itu. Hingga satu makhluk menyebalkan datang dan selalu mengusik ketentramannya. Alexandro Wijaya, si biang kerok yang punya sejuta cara untuk meluluhkan hati wanita. Wajah tampannya tak jarang membuat kaum hawa dengan berani mengungkapkan perasaannya. Alex menerimanya, untuk sekedar bermain-main. Sampai ia bertemu wanita kasar yang sifatnya begitu dingin. Untuk pertama kali dalam hidupnya, dia setuju bahwa ada wanita cantik di muka bumi ini. "Apaan?! Lo masih mau nyelakain gue?!" sungut Alex sambil terus mengipas matanya dengan tangannya yang besar. "Kenapa lo selalu ganggu gue?" Nada bicara Diandra begitu rendah dan dingin. Bagaimana perjuangan Si Biang Kerok mengejar cintanya, Putri Es? Highest rank: #3 in 'puisi' at 201018 #1 in 'teenfiction' at 281218 #3 in 'cinta' at 281218 #4 in 'love' at 281218 #1 in 'percintaan' at 281218 *** Cerita ini pure bin murni hasil imajinasi dan renungan keras author. Mohon dihargai dengan cara terbaik versi kalian.

More details
WpActionLinkContent Guidelines