Tutur Batin

Tutur Batin

  • WpView
    Reads 16
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 3, 2022
Aku sempurna, mungkin semua orang tak menyukainya. Tapi aku biasa saja karena semua manusia dibumi ini melebihi kata 'Sempurna'. Jujur manusia manusia itu tidak ada yang 'Bodoh' kemampuan mereka tidak bisa dihitung melalui nilai rapot. Manusia atau bahkan orang itu mempunyai bakat terpendam sendiri sendiri bukan hanya karena prestasi. Mari kita pakaikan logika!, masalah fisik memang manusia ada yang sempurna dan tidak sempurna----Tapi dibalik sempurnanya itu pasti ada dalang dibaliknya. Tak perlu sempurna untuk menjadi manusia. Habitatnya semua makhluk hidup di 'bumi' kan? ,yang sempurna tidak dibedakan juga tempat tinggalnya!? Lalu apa yang perlu direpotkan!. Tidak usah menghina masalah fisik karena kalian cantik. Apalagi sampai sangkut pautin orang tua, kalau bilangnya sudah 'besar' yah tidak usah pakai orang dalam lah. Masalahnya diluar sekolah, ya! selesaikan disana gausah repot repot seret orang tua. Hehe sorry yah mbak aku gaperduli karena menurutku itu hal 'wajar' bagi anak seumuran mereka berantem. Namanya juga fase menginjak 'Dewasa' harap di maklumi lah yaa. Bakat manusia bukan dari nilai angka yang kita tak bisa menebaknya, bisa jadikan guru itu disuap? BISA JADI!!!! Gausah takut masalah prestasi. Ingat kata gurumu "Manusia mempunyai bakat terpendam masing masing, bukan dari jurusan prestasi tapi bisa jadi jurusan lainnya." Nah! penyanyi contohnya, orangnya goblok pake banget tapi kok bisa jadi penyanyi?, dari hal seperti ini menurutku kalian sudah bisa belajar BAHWA 'takdir' seseorang tidak diukur melalui nilai tapi... Melalui Kemampuan dan Perjuangan, lelah semua rintangan dihadapkan. Tangisan penuh pengorbanan, Pembelaan tak ada Perjuangan, Belajar menyerah diawal. Percuma! Dan disini awal kisah kita dimulai ••• Tertanda: ~nana
All Rights Reserved
#667
lelah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DISA | broken
  • Tak Harus Sama!
  • Langit Yang Merenggut Cinta
  • I'M ANTAGONIS [END]
  • Lumen Spei. [Ongoing]
  • Transmigrasi Kiara & Lisa
  • Where am I?
  • I'm only a side character

END. "Gimana kalau kita kasih pelajaran dengan cara bawa ke bar? Kita kerjain, ajak minum, bawa kehotel, trus kita gilir disana?" - "Kak Arkan, gue hamil." "Gugurin! Minum pil aborsi! Gue yakin itu bukan anak gue!" "Kalau sampai lo buka mulut tentang ini. Lo sekaligus bayi ini bakal gue bunuh!" "Gue harus nyakitin lo berapa kali biar lo nyerah dan kita pisah?!" - Kisah ini bermula dari ketua OSIS yang hanya menjalan kan tugas nya. Memberantas anak berandalan sekolah agar menjadikan sekolah lebih baik. Tapi Disa malah terperangkap ke dalam masalah besar. Arkan, dendam dan tak ingin berdamai. Dan mulai detik itu lah hidup gadis malang itu tidak memiliki titik terang. 'Aku pamit, maaf dan terimkasih.' Arkan Damarel x Disa maulidya ❌banyak mengandung kata kata kasar❌

More details
WpActionLinkContent Guidelines