Keith Artistide

Keith Artistide

  • WpView
    Reads 278
  • WpVote
    Votes 24
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 28, 2024
Kalian percaya, sebenarnya dunia ini hanyalah sebuah permainan takdir. Tidak ada yang akan lepas dari permainan dunia, sekalipun manusia dengan banyak kelebihan. Dihadapan dunia, semua kehebatan dan kepintarannya bagaikan segenggam pasir kotor tak berguna. Bagaimana, jika ada yang menentang adanya campur tangan jahil si takdir? Dan inilah dia, Keith Artistide, seorang manusia biasa yang menolak adanya takdir. Batinnya tak pernah menerima kehadiran takdir, walau dengan hantaman keras, ia tetap berkelahi dengan takdir. "permainan dunia ini mudah dipahami. Asalkan tidak melanggar peraturan dunia, dan juga bisa melewati semua kekejaman takdir maka. manusia biasa bisa menghadapi kekejaman dunia yang dikendalikan takdir sialan." *** Satu chapter biasa mencakup minimal 1000 kata, dan maksimal 2000 kata. Jika mau kritik boleh, tapi menggunakan bahasa yang sopan yaaaw. Karena walau tujuan kalian baik, ingin mengkritik agar saya lebih baik lagi dalam menulis. Tetap saja, bahasa harus dijaga bukan? Jadi saya harap, para pengkritik bisa bijak dalam menggunakan kata kata dan bahasa.
All Rights Reserved
#2
sekolahinternasional
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Duduk Manis, Jabatan Datang (Terbit)
  • I Want U! (Tamat)
  • Mentari Tak Harus Bersinar (Dokter-Dokter)MASIH LENGKAP
  • Sekolah Tanpa Sekolahan
  • Syal Merah
  • Lulu
  • RESURGERE: The Andalas of Nusan [CH]
  • 「 Our Life 」
  • A Certain Virtual Black Swordsman Book II: Project Progress

Perhatian! Cerita ini mengandung sedikit unsur kritik sosial terhadap nepostisme! Di sebuah perusahaan ternama, jalan menuju puncak biasanya dipenuhi kerja keras, dedikasi, dan pengalaman. Namun, bagi mereka yang lahir dari keluarga berpengaruh, tangga karier tampak seperti eskalator otomatis yang membawa mereka naik tanpa usaha berarti. Itulah yang terjadi pada Sasha Adinata, seorang gadis muda yang baru lulus kuliah dan langsung mendapatkan posisi strategis di perusahaan teknologi milik sahabat lama ayahnya. Sementara rekan-rekan kerja lainnya harus berjuang bertahun-tahun untuk mendapatkan promosi, Sasha dengan mudah melangkah ke posisi penting tanpa pengalaman yang cukup. Di sisi lain, Bara Surya, seorang karyawan berbakat yang sudah mengabdikan lima tahun hidupnya untuk perusahaan, merasa geram melihat bagaimana seseorang bisa mendapatkan apa yang selama ini ia perjuangkan hanya karena nama belakangnya. Bara tidak sendirian-banyak rekan kerja lain yang mulai mempertanyakan keadilan di tempat kerja mereka. Namun, Sasha bukan sekadar gadis manja yang hanya ingin bersantai. Dihadapkan dengan tekanan dari lingkungan kerja yang menuntutnya untuk membuktikan diri, serta konflik dengan para karyawan yang meragukan kemampuannya, ia harus menentukan apakah ia akan tetap nyaman dengan privilese yang dimilikinya atau benar-benar berusaha untuk membuktikan bahwa ia pantas berada di posisi tersebut. Sementara itu, Bara dihadapkan pada dilema: apakah ia akan terus melawan sistem yang tidak adil, atau menerima kenyataan bahwa di dunia kerja, kemampuan saja tidak cukup untuk mencapai puncak? Di tengah intrik kantor, persaingan diam-diam, dan ambisi yang beradu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines