Keith Artistide

Keith Artistide

  • WpView
    Reads 279
  • WpVote
    Votes 24
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 28, 2024
WpInfo
Fiction
Action and Thriller
Kalian percaya, sebenarnya dunia ini hanyalah sebuah permainan takdir. Tidak ada yang akan lepas dari permainan dunia, sekalipun manusia dengan banyak kelebihan. Dihadapan dunia, semua kehebatan dan kepintarannya bagaikan segenggam pasir kotor tak berguna. Bagaimana, jika ada yang menentang adanya campur tangan jahil si takdir? Dan inilah dia, Keith Artistide, seorang manusia biasa yang menolak adanya takdir. Batinnya tak pernah menerima kehadiran takdir, walau dengan hantaman keras, ia tetap berkelahi dengan takdir. "permainan dunia ini mudah dipahami. Asalkan tidak melanggar peraturan dunia, dan juga bisa melewati semua kekejaman takdir maka. manusia biasa bisa menghadapi kekejaman dunia yang dikendalikan takdir sialan." *** Satu chapter biasa mencakup minimal 1000 kata, dan maksimal 2000 kata. Jika mau kritik boleh, tapi menggunakan bahasa yang sopan yaaaw. Karena walau tujuan kalian baik, ingin mengkritik agar saya lebih baik lagi dalam menulis. Tetap saja, bahasa harus dijaga bukan? Jadi saya harap, para pengkritik bisa bijak dalam menggunakan kata kata dan bahasa.
All Rights Reserved
#1
canggih
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BUKAN BEGINI (Tamat)
  • Lulu
  • Nightmare - Escape the ERA (DreamCatcher)
  • Mentari Tak Harus Bersinar (Dokter-Dokter)MASIH LENGKAP
  • 「 Our Life 」
  • RESURGERE: The Andalas of Nusan [CH]
  • Emotionless  [BNHA X OC] (Slow Up!)

Aku telah melakukan banyak perjalanan dari satu cerita ke cerita lainnya sebagai antagonis. Misiku hanya satu, memastikan tokoh utama perempuan menderita sesuai dengan naskah asli. Satu, kucing putih yang bisa bicara sekaligus penanggung jawab isekai milikku, memberiku banyak bantuan. Mulai dari dunia vampir, petarung sinting, sampai novel picisan. Segalanya kuselesaikan dengan tuntas, sesuai perjanjian dengan Satu. Seharusnya bila tugas terakhirku, misi nomor seratus, selesai maka aku akan dijanjikan boleh hidup sebagai orang berkecukupan, superberuntung, dan jauh dari kesialan apa pun. Seharusnya! SEHARUSNYA! "Mohon maaf, kuota bagi penerima paket untung sudah habis," Satu menginformasikan. Tentu saja aku marah. Rasanya seperti kena scam mentah-mentah. Seratus misi. Bermacam kegiatan sinting. Dedikasi yang tidak terbayarkan. Aku menuntut ganti rugi, tapi Satu berkata bahwa kepala isekai tidak menerima keluhan. "Ya sudah, hidup di sini saja." Gampang sekali Satu bicara. Hidup di sini. Di cerita keseratus. Di sebuah novel picisan CEO sinting. Aku bahkan berani taruhan bahwa penulis tidak melakukan riset sama sekali. Oh itu belum termasuk fakta bahwa aku, si pelaku kejahatan dalam cerita, akan mati di tangan tokoh utama pria karena telah merugikan kekasih impiannya. Aku, bukan orang lain. Bukan Satu si kucing gembul biang kerok. Aku! "Buhuuuu apa kamu nggak bisa mempertimbangkan diriku sebagai asisten rumah tangga?" Apa yang bisa kulakukan? Iya, tepat sekali. Hadapi racun dengan racun. Alias, kubuang harga diri dan lari mencari belas kasih dari Bos Antagonis, Mr. Villain, Big Boss. Inilah yang terbaik, 'kan? Benar, 'kan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines