Enemy To Lover (MULTIFANFICTION)

Enemy To Lover (MULTIFANFICTION)

  • WpView
    Reads 25
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jul 3, 2022
Hai! Salam kenal ya? Gue Ayudia, dan ini kisah gue waktu SMA yang pastinya lo semua pernah ngalamin. saat itu gue emang ngerasa kesel banget dan berharap gue gamau banget deh kenal manusia ini. benci banget bawaannya, ya gimana ga kesel sih? setiap apapun yang gue kerjain sebagai ketua angkatan selalu dianggep salah dan dibuat susah. nyapein gue tau ga sih? Saksinya banyak ko, tanya aja sahabat gue Adya, Binar, Davina, Erina sama Gista. waktu itu kita berapa kali batal pergi gara-gara kerjaan itu cowo rese! yang marah dan kerjaannya gaada tujuan. ya, waktu itu gue belom tau sih alesannya dia ngelakuin itu apa, sampe bisa saat ini yang ternyata akhirnya ga pernah gue duga. Oiya, namanya Devan. yang hobinya buat masalah bawa sekampung! alias gengnya si Farzan. alah males banget gue. Duh kayanya ga cukup deh kalo gue ceritain semua. masih penasaran ngga cerita dan keseruan waktu gue SMA? detailnya akan gue jelasin menyusul, kalo gue gabut dan kalo inget.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I'm Into You, Lily ✓
  • Ayana's Love Story(hiatus)
  • ALEYA~~
  • East sky first love
  • My Duchess / End
  • Cool Ketos💣[End -- Sudah Terbit]
  • KISAH
  • Aksara Nifa [End]
  • Jejak Waktu [Complete]

Folder 1. Aku Padamu kak Erza Folder 2. Aku Padamu Lily Kalau aku disuruh menggambarkan sosok Erza Regawangsa, aku akan jawab, tahu perosotan waterboom? Nah, itu hidungnya. Tahu semut rang-rang? Nah itu alisnya. Tahu triplek? Itu mukanya. Tahu beruang kutub? Mereka teman akrab, sama-sama dingin. Tahu pangeran berkuda putih? Ini, nih yang aku males bilang, mereka emang beneran mirip gantengnya. Kalau kalian pikir aku bakalan klepek-klepek hanya dengan sekali kibasan rambutnya, atau langsung meleleh cuma melihat mata jelaganya yang tajam, kalian salah besar. Aku bukan bagian dari sekumpulan cewek-cewek pengagum sosok Erza. Aku sebagian kecil, atau cuma aku satu-satunya cewek di SMA Saga yang memendan dendam kesumat sampai ke ubun-ubun. Kalian pengin tahu kenapa sebegitu bencinya aku sama dia? Mendekat sini, aku bisikin alasannya. Sahabatku, Vina saja tahu semua. Aku gak akan biarin kalian terserang demam tinggi hanya gara-gara memendam penasaran akut. "Pada suatu hari yang cerah, cerita ini dimulai ketika ...." "Lily!" Bahaya! Aku harus segera melarikan diri. Maaf, mungkin belum saatnya aku memberitahukannya sekarang. Ini masalah kelangsungan hidup dan matiku, tergolong sangat darurat dan sedang aku pertaruhkan. Aku janji akan menceritakannya sampai benar-benar tamat jika kalian mengikuti perjalanan paling mengenaskan selama aku jadi peserta didik baru di SMA ini. Bye-bye! "Lily berhenti sekarang juga! Di saat kaki-kakiku berlari menelusuri koridor, kepala dengan komando sendirinya memutar ke belakang hanya untuk memastikan entitas si muka triplek dan wajahnya semerah pantat babon. Lampu merah! Peringatan keras! Dia benar-benar sangat marah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines