"Mungkin untuk harta aku menang, tapi tidak untuk kebahagiaan." Annala hidup di tengah kemewahan, tapi tidak pernah benar-benar dimiliki oleh kasih sayang kedua orang tuanya. Sampai suatu hari, di usia lima tahun, ia bertemu dengan seorang anak laki-laki bernama Shaka. Mereka bersekolah di tempat yang sama dan menjadi sangat dekat. Rumah Shaka pun perlahan menjadi rumah kedua bagi Annala. Namun di usia tujuh tahun, mereka harus berpisah. Tak ada pesan perpisahan-hanya keheningan dan rindu yang tertinggal. Sepuluh tahun kemudian, mereka bertemu kembali. Shaka telah berubah menjadi Alan-dan Annala tidak langsung mengenalinya. Tapi waktu menyatukan mereka lagi, dan perasaan yang dulu belum sempat tumbuh... kini mulai bersemi. Sayangnya, cinta itu dipelihara dalam diam. Annala dengan gengsinya. Alan (Shaka) dengan rasa tak percaya dirinya. Akankah salah satu dari mereka punya cukup keberanian untuk menyuarakan perasaannya? Dan mungkinkah cinta bisa menyembuhkan luka lama-termasuk luka Annala dari keluarganya?
More details