Happy is painful || jisung

Happy is painful || jisung

  • WpView
    Reads 3,344
  • WpVote
    Votes 197
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadComplete Fri, Jul 8, 2022
bagaimana rasanya di sayang oleh seorang kakak?bagaimana rasanya di peluk dengan hangat oleh sang ibu saat kalian lelah? tidak bisakah sekali saja untuk tidak mendapatkan luka baru? lelah, hanya itu yang bisa di rasakan..dan juga sangat menyakitkan akan kah dia bisa bertahan dengan penyakit yang ia derita itu? sebelum dia pergi dia hanya ingin merasakan di sayang sang kakak..walau tidak mendapatkan pelukan hangat sang ibu karena sudah terlebih dahulu pergi . . . di saat yang lain bermain bersama teman teman nya..dia hanya bisa mendapatkan beban hidup yang berat saja..jujur, dia iri melihat mereka.. ''kalau aku nyerah gimana menurut kamu?'' ''ck,jangan aneh aneh sudah istirahat saja'' . . . ''baik baik di sana ya bulan ku..aku akan merindukan mu..''
All Rights Reserved
#266
yoona
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • I Want To Make You Mine
  • My Brother[Sequel Mianhae My Brother]
  • henan dan luka
  • One Night Stand ✔
  • Step Brother ✔
  • Hate Destiny [SELESAI]
  • Not Your Fault [SELESAI]
  • Jevran dan Dunianya [LJN] | END
  • Look at Me, MAMA! ✔
  • Cheeky Love ( COMPLETE )

*Misteri* Mataku terpejam secara perlahan tp masih terdengar suara keributan sangat jelas ditelingaku. Dan terahir yg kudengar adalah suara tembakan yg membuat mataku sedikit terbuka tp penglihatanku sedikit kabur. "Yoongiaaa". Lirihku melihat kekasihku bersimbah darah di dekatku dan kulihat lelaki disampingnya memegang pistol sambil tersenyum licik. Dan sejak saat itu aku tidak ingat apa2 lagi. . . . . . . "Yoona.. bangunlah sayang". Suara yang sangat kukenal, dan saat kubuka mata dia ada disampingku sedang menangis. "Eomma..". Sahutku lirih dan ibu mengusap air matanya sambil memegang tanganku. "Syukurlah kau sudah sadar sayang, eomma dan appa sangat menghawatirkan mu". Ibu dan ayahku terlihat sangat cemas tp entah apa yg terjadi aku sakit kepala jika ingin mengingat itu. Yg kuingat terahir adalah yoongi. Ya! Dia berdarah. Oh tuhan bagaimana keadaan kekasihku. "Eomma..appa.. yoongi bagaimana keadaan dia". Mataku merah karna melihat eomma terus menangis dan tak memberi jawaban. . . . . . . 1th kemudian. Setelah kejadian itu aku mulai pulih dan beraktifitas seperti biasa namun aku belum dapat kabar dari yoongi. Bahkan orang tuanya pun tidak tau dia masih hidup atau tidak. Ini sangat mengiris hatiku. Aku duduk termenung melihat ftoku dan dia saat kita liburan dipulau Jeju. Kulihat senyum manisnya dan air mataku mulai menetes. Tanpa sadar suara berat disampingku sambil mengelus lembut rambutku. "Yoona, ada hal yg ingin appa bicarakan padamu". Yaa dia adalah ayahku yg sangat aku cintai. "Iyaa appa.. bicaralah". Sahutku terseyum melihatnya. "Appa akan mengenalkan seseorang padamu, dan appa yakin dia bisa menjagamu". Ucapan ayahku sontak mebuat kaget. Apa maksudnya? "Appa dan eomma sudah memikirkan ini baik2, kami tidak ingin terus melihatmu dalam keterpurukan karna hidup terus berjalan sayang". Aku diam dan hanya bisa menangis mendengar ucapan ayahku, aku tau dia sangat menyayangi aku dan tak ingin melihatku terus2n bersedih.

More details
WpActionLinkContent Guidelines