Daniel

Daniel

  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 9, 2022
"Daniel kalau gue mati gimana?" Ucap Nadira dengan wajah sendu Daniel memperhatikan wajah Nadira 'Kematian pasti akan menghampiri setiap orang tapi gue gak mau kehilangan lo' monolog Daniel dalam hati Nadira melihat ke arah Daniel, mata Daniel dan Nadira saling bertemu "Gue bakal nyusul Lo secepatnya, kalau Tuhan ngasih ijin ke gue"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dandelion [Proses Revisi]
  • Hilang
  • Our Emergency Calls
  • Perihal Sandwich(End)
  • Bukan Kita D.A.N
  • GEVRONZ
  • MFS ✓
  • SATU RAGA SERIBU LUKA |
  • AETERNA  | Selesai✓

Gadis itu tersudut dibalik punggung lebar si pemuda. Ia berucap nyaris berbisik. Menyuarakan bariton serak itu dengan lirih-hampir tak ada. Bertanya dengan nada marah bercampur kecewa. Lidah nakalnya bahkan menempel pada rungu sang gadis. "Dandelion bolehkah aku kembali berharap pada dunia yang fatamorgana ini?" "Setidaknya biarkan aku merasakan kebahagiaan sekali saja, aku berharap." ••• "Heh, itukan yang lagi rame di grup." "Ihh, kok dia bisa b aja sih." "Buset berani banget anjir ke sekolah." "Heh, lo jangan pernah nunjukin muka lo lagi, gue eneg."

More details
WpActionLinkContent Guidelines