Z & Z
  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 9, 2023
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ || Spritual - romance || Tak ada yang tau takdir tuhan seperti apa. Tapi yang perlu kita tau, bahwa cinta pertama adalah dari Allah ta'ala dan yang kedua adalah dari utusannya. Kedua cinta itu tak bisa disandingkan dengan cinta mahluk atau manusia lainnya. Tapi tak salah jika kita mencintai lawan jenis, asalkan waktu, cara, dan pelaksanaannya tepat dan halal maka itu akan jadi ladang pahala bagi pemilik cinta. Zena dan Zain tak mengenal cinta. Rasanya telah mati seperti bunga layu tanpa akar. Bagaimana bisa bunga itu kembali mekar tanpa akar? Maka disini Allah menjawabnya lewat takdir yang tak bisa diterka. Cinta pada Allah akan memgantarkanmu pada orang yang dicintai Allah untuk saling mencintai. Bukan cerita cinta sayyidina Ali dengan sayyidah Fathimah yang mengubur cintanya dalam diam dan do'a. Tapi ini, cerita Zain dan Zena yang mati akan cinta lawan jenis dan kembali hidup karena cinta lillahi ta'ala.
All Rights Reserved
#89
alquran
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dinikahi Profesor Galak (TAMAT)
  • VinRi
  • Berlabuh di Takdir-Nya
  • AL
  • Lingkaran Zana
  • DIBALIK DINGINMU, ADA AKU.
  • Janji Syawal #1 (End)
  •     KEMBALI (REVISI)
  • Lembayung Cinta di Langit Senja
  • ASTAGHFIRULLAH ZAUJATI

Intan yang sedang melaksanakan koas di rumah sakit Harapan Keluarga begitu benci pada konsulennya-Zein yang sangat galak dan selalu memarahinya jika melakukan kesalahan, sialnya ternyata mereka telah dijodohkan dan harus menikah. "Saya harap Prof bisa membatalkan perjodohan ini!" pinta Intan pada Zein yang sedang sibuk dengan laptopnya. "Siapa kamu, berani menyuruh saya? Jika memang kamu tidak menginginkan perjodohan ini, silakan kamu sendiri yang membatalkannya!" sahut Zein, dingin. Intan mengerutkan keningnya. "Oh, jadi Anda memang ingin menikah dengan saya?" tuduhnya. Zein menyeringai dan mengalihkan pandangannya ke arah Intan. "Bagi saya pernikahan itu tidak penting. Saya menerima perjodohan ini hanya karena menghargai orang tua. Jika kamu bisa membatalkannya, silakan! Tapi maaf, saya tidak ada waktu untuk membahas hal remeh itu," ucap Zein. Kemudian ia beranjak dan meninggalkan Intan. Sikap Zein yang seperti itu membuat Intan semakin benci padanya. Terlebih ketika ia dikirim ke perbatasan untuk magang. Namun, saat sedang magang di perbatasan, Intan bertemu dengan Fabian-seorang komandan angkatan darat yang sedang menjaga perbatasan tersebut. Gejolak dimulai ketika Intan harus memilih diantara Zein yang pernah ia benci atau Fabian yang selalu mencuri perhatiannya. Cover designed by: @Leonidas_design69 Dilarang plagiat atau menyebarkan isi novel ini dalam bentuk apa pun.

More details
WpActionLinkContent Guidelines