HIGANBANA
  • WpView
    Leituras 1
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Capítulos 1
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização ter, jul 5, 2022
Bunga Higanbana, bunga merah yang menjadi ciri khas 'kematian' asal Jepang. Keindahan bunganya mampu memikat siapapun, dengan kelopak panjang dan warna merah menyala mampu membuat mata siapapun terkesima. Namun dibalik keindahannya dan mitos-mitos yang menyelimuti bunga tersebut, tersimpan legenda misterius yang masih menjadi buah bibir masyarakat Jepang secara turun temurun. Banyak orang masih mempercayai kisah ini dan beberapa orang lainnya meragukan. Kisah ini memiliki banyak versi dengan alur dan akhir cerita yang berbeda. Ini adalah versi yang kupercaya. Hidupku nampak baik-baik saja hingga aku menemukan benda itu. Buku itu. Aku Reina, aku percaya legenda itu benar adanya.
Todos os Direitos Reservados
#669
japan
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Serasah; Chanmin [ON GOING]
  • Forever [Nanami Kento]
  • Hening Yang Menyebut Namamu
  • Stand By Me
  • When Tinkerbell meets Howl | Johnten (Ongoing)
  • Sayonara Memories
  • Duranta Repens
  • Mysterious Library (END)
  • BUALAN

BUKAN LAPAK BxB! *** (Kata "serasah" berasal dari bahasa Indonesia dan sering digunakan dalam konteks ekologi atau biologi tanah. Secara harfiah, serasah adalah: Tumpukan daun-daun kering, ranting, atau bagian tumbuhan lain yang gugur dan menutupi permukaan tanah di lantai hutan) *** Di balik lebatnya hutan terakhir yang belum tersentuh, manusia datang-bukan untuk berdoa atau berdamai, tapi untuk menyedot apa yang tersisa dari bumi yang nyaris sekarat. Regu Alpha dan Delta, dua dari sekian banyak regu elite yang dikirim, datang dengan semangat teknologi, logistik, dan... kelakuan absurd khas anak lapangan. Mereka bukan tanpa nyali. Tapi yang mereka temui bukan sekadar pohon-pohon tua atau tanah lembab berlumut. Mereka bertemu dua anak-satu berwujud nyata, satu lainnya seperti bayangan yang enggan beranjak pergi. Entah siapa mereka. Entah dari mana. Tapi sejak kemunculan mereka, satu regu penuh ditemukan dalam keadaan mati... dengan tubuh lengkap, tapi jiwa seolah dilucuti. Hutan mulai berbisik. Kabel menjuntai dari atas pohon ke entah apa. Mata menyala dalam kabut. Akar mencengkeram tanah seperti urat nadi makhluk yang terbangun. Regu-regu mulai retak. Bukan hanya karena misteri yang membelit, tapi juga karena tawa, panik, dan pertanyaan yang tak ada jawabannya. "Apakah mereka penjaga hutan, atau hutan itu sendiri?" *** Proyek bersama milik Mas & Nyonya Hwang-sama Tertanda, 28425 *** Yang plagiat, sampai jumpa di akhirat! -Mas Tampan Hwang

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo