Story cover for SKEYLAR  by soffiaza
SKEYLAR
  • WpView
    Reads 0
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 8
  • WpView
    Reads 0
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 8
Ongoing, First published Jul 04, 2022
Ada yang bilang persahabatan antara laki laki dan perempuan tanpa melibatkan perasaan itu bohong. Jika pun ada mereka hanya saling mendam, Dan ada juga yang bilang persahabatan antara laki laki dan perempuan itu friendzone. Menurut kalian bagaimana?
Apakah perempuan dan laki laki bisa bersahabat tanpa melibatkan perasaan?. Ya seharusnya bisa akan tetapi tidak dengan persahabatan ketiga orang ini diantara 2 orang perempuan dan 1 laki laki. Mereka sudah bersahabat kurang lebih 6 tahun. Akan tetapi Salah satu diantara mereka terpisah dikarenakan kuliah di luar pulau sehingga membuat persahabatan mereka sedikit renggang, akhirnya yang sering berjumpa hanya berdua saja dan mereka merupakan sahabat perempuan dan laki laki dimana mereka berkuliah disalah satu universitas ternama di Jakarta dan mengambil prodi ilmu hukum, Sedangkan yang perempuan satunya lagi berkuliah di universitas yang ada di malang Dan mengambil prodi manajemen
All Rights Reserved
Sign up to add SKEYLAR to your library and receive updates
or
#231hukum
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Taken Slowly cover
Balada Mahasiswa: F R N D S (TAMAT) cover
Dua Lensa cover
A Little Piece of Ours cover
Ar. cover
Audy & Bani cover
Lowkey Something [Tamat & Lengkap] cover
FRIENDSHIP [ SELESAI ] cover
Tsuroyya; Mengejar Mentari di bawah Purnama cover
Pertemuan Terakhir cover

Taken Slowly

35 parts Complete

MAUVE Diawali dengan jatuh cinta pada pandangan pertama. Di atas bus pada suatu sore sepulang latihan tari. Aneh rasanya, gue yang suka nge-cover dance K-Pop di media sosial dan cuma buka buku pelajaran kalau besok ada ujian, naksir cowok yang selalu peringkat satu di kelas dan hobinya adalah belajar. Tapi, cinta emang kayak gitu, 'kan? Memunculkan hal-hal baru yang lo enggak tahu ada di diri lo. MILO Jatuh cinta sama sahabat sendiri dan ketahuan? Dan, demi menyelamatkan muka, mau-mau aja diajak pura-pura pacaran sama teman sekelas yang terang-terangan naksir elo? Yap, tepat itulah yang gue lakukan. Kesalahan besar karena hidup gue yang tenang jadi berisik seketika. Cewek satu itu begonya enggak nanggung-nanggung dan mulutnya enggak pernah berhenti ngomong. Yang ada di otaknya cuma nari dan malas-malasan. Kemudian, pada satu titik, mendadak aja kehadirannya bikin gue terbiasa.