cold fake nerd

cold fake nerd

  • WpView
    Reads 5
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 26, 2022
Hm mengingat ini cerita pertama aku jadi tolong bantu ya kalau ada yang salah tegur lah dengan halus jangan mencemoh atau mehina oke karana ini asli dari pikiran ky sendiri. mengingat tentang pikiran itu sulit karena harus sabar dan membutuhkan tenaga agar bisa berpikir oke. Kalau boleh aku jujur asli ini aku iseng buat planpiasan atas rasa boring ku aja nga lebih jadi tolong bantu kalau ada salah tolong kasih tau yang mana biar bisa aku perbarui lagi alur ceritaya dan kasih contoh nya dan bimbingan nya okeee...pasti okee kan hhh😊 Dan satu lagii hee maaf ni ye kalau aku banyak ngomong nya eh ralat maksud ya nulis nya hee sebenernya aku tu orang nya agak nga nyambung ya kadang juga agak nyabung jadi tolong fahami okey. '''salam hangat dari putri w'''🐶
All Rights Reserved
#57
childis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Tokoh Utama
  • You Are My Omega
  • My ice girl
  • Thats my Love
  • perjalanan cinta rumit
  • One Change From You I Want
  • Beauty
  • Sejarah Kita
  • Garis Takdir Bad Girl
  • Sweet Combat

" Lo ngga lagi berubah ke alter ego Lo yang lain kan ?" Tanya Icha memastikan karena jawaban dari raksa tidak sesuai dengan apa yang ia inginkan. Yang ditanya malah senyum senyum sendiri. "Kumat kan Lo malah kerasukan sekarang, senyum" ngga jelas lagi" "Takut ya lo kalo gue kerasukan bneran?" "Ish seriusan raksa gue nanya beneran" " Lo mau gue jawab seserius apa Cha karena itu emng jawaban gue" "Terus apa hubungannya posisi sama penyakit?" "Ada, klo gue ngasih tau ke bokap tentang penyakit gue ini sama aja kaya gue yang ngambil peran tokoh utama dari Abang gue sendiri" " Abang? Bang reja maksud lo?" "Apaan si sa jawaban Lo ambigu bgt bang reja ga mungkin kali sejahat itu sama Lo nganggep lo rebut kasih sayang bokap Lo" "Iya gue tau bang reja ngga cuman ngga sejahat itu tapi dia juga sayang bgt sama gue, kalo Lo jadi gue emng Lo tega biarin diri Lo sendiri rebut tokoh utama yang seharusnya bukan milik Lo?" " Tokoh utama apaan lagi si sa, kita ini di dunia nyata jadi ya tokoh utama nya ya cuman diri Lo sendiri, gue saranin mending Lo buruan bilang ke bokap Lo tentang penyakit lo itu" Raksa tertegun mendengar perkataan Icha itu " Lo malu yah punya calon pacar penyakitan mental kaya gue?" "Apaan si emng gue mau jadi pacar lo " Jawab Icha sepelan mungkin. " Kalo mungkin Lo nantinya jadi pacar gue sa, gue ga bakalan malu punya pacar seorang raksa yang menurut Lo, Lo adalah manusia penyakit mental karena itu ngga jadi masalah buat gue tapi masalahnya apa iya gue pantes, bersanding sama Lo yang terlalu sempurna buat gue, dan lagipula gue masih ada rasa buat Abang lo sa"batin Icha Tanpa mereka sadari setelah percakapan mereka berhenti disana mereka saling bergumam dalam hati, sambil menikmati sejuknya terpaan angin sore di tepi ladang sawah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines