SURGA SALA

SURGA SALA

  • WpView
    Reads 8
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Sep 6, 2022
WpInfo
Non-Fiction
Arsala Putra Paradise, seorang anak laki laki pertama dari pasangan Paramita dan Disman. Ia begitu menyayangi kedua orang tuanya, karena memiliki cita cita untuk mendapatkan surga akhirat, ia selalu taat beribadah dan berbakti kepada kedua orang tuanya. Suatu ketika Sala harus kehilangan sang ayah untuk selamanya karena terjatuh dari bangunan tempat proyek ayahnya bekerja. Kematian sang ayah sontak membuat hubungan Sala dan ibunya tidak baik baik saja. Bagi ibu nya kejadian tersebut karena ulah lalainya Sala. Respon tidak baik dari ibunya membuat Sala terpaksa harus melawan ibunya. Bisakah Sala seperti dulu untuk berbakti kepada ibunya? Mendengarkan segala bentuk perintah ibunya? Mampukah Sala memilih antara Ibu atau Allah? Masih adakah surga yang dinantikan Sala di bawah telapak kaki ibunya? Sebuah kisah yang begitu mendalam yang membuat kita berpikir ulang harus memilih Sang Pencipta atau Sang Ibu untuk mendapatkan surga.
All Rights Reserved
#59
dramakeluarga
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Arga ; Repihan Rasa TAMAT (sekuel Arga; Pusaran Sesal
  • Langit Kelabu Milik Ara
  • Me a Di? [COMPLETED]
  • Perjodohan Dengan Ustadz Cool
  • Sehari dalam seminggu
  • Destiny To Be YOURS

Seri kedua Arga ; pusaran sesal Tentang cinta yang salah menyapa, rindu pada yang telah pergi juga dendam yang tak seharusnya tumbuh. Setelah kematian Aksa. Arga menyibukkan diri untuk mengalihkan rasa sakit akibat kehilangan dengan bekerja. Hingga pada satu titik dia kehilangan tujuan hidup kecuali membayar tagihan. Tak disangka dia bertemu lagi dengan ayahnya dan ingin membuktikan rumor yang pernah terjadi pada adiknya. "Ayah apa yang lebih memilih mengurusi anak wanita lain daripada darah daging sendiri? Kamu tak ubahnya lelaki egois yang hanya mementingkan diri sendiri. Aku tak yakin kamu pantas disebut sebagai orang tua." "Aku tak percaya kata-kata itu keluar dari mulut anak lelakiku yang terpelajar." Teringat dengan pesan adiknya untuk segera menikah, seorang wanita yang pernah bertemu saat di rumah sakit menyapanya. "Bukankah di dunia ini tak ada yang sempurna, begitu pula cinta." Kia menoleh ke Arga yang menatap dengan sorot sendu. Walau sudah mengenal hampir beberapa bulan, lelaki di sampingnya adalah sosok diyakini tengah menutupi luka. Dia bisa melihatnya, lewat bola mata, gurauan atau perkataan langsung seperti sekarang. "Cinta itu memang tak sempurna, oleh itu mereka merayakan ketidaksempurnaan sebagai wujud kebahagiaan dalam pernikahan. Karena sejatinya cinta itu saling melengkapi."

More details
WpActionLinkContent Guidelines