Hanya kisah tentang masa lalu dan cerita dari ketiga pria bermarga Kim yang ditakdirkan bertemu dalam sebuah keluarga.
Bersama luka, tawa, air mata, kecewa, suka, berkumpul membawa mereka menemukan jati diri mereka masing-masing.
Pertemuan pertama setelah perpisahan mereka masing-masing mengatarkan pada kenangan pahit nan memalukan di masa lalu.
Mereka yang tumbuh dewasa berjalan beriringan mengatarkan Ayahnya ke istirahatan terakhir dan membimbing ibunya ke salah satu rumah sakit jiwa.
"Aneh." ucap seorang pria memandang nanar pigura besar di hadapannya.
"Kau pria aneh yang mengucapkan kata aneh, kau benar-benar aneh," celetuk seseorang mengomentari.
Taehyung mendongak menatap Hyungnya dengan penasaran. "Itu permainan kata barumu Hyung?"
"Aigoo adik tampanku, kau tengah diejek."
"Ternyata begitu cara orang pintar mengejek," jawab Taehyung disambut tawa kencang oleh Jin.
"Ada apa Hyung?" tanya Taehyung tak suka.
Jin masih tertawa sambil menggeleng di samping tubuh Namjoon.
"Hentikan tawa kalian, mari kita kembali pada kehidupan normal kita," lerai Namjoon melihat sebuah perang akan terjadi di hadapannya.
"Ayolah, disini menyenangkan," tolak Jin menyamankan diri duduk di samping Taehyung.
Namjoon hanya tertawa kecil ikut menyusul.
"Mau main rumah-rumahan sama gue ga?"
Hyunsuk pikir, pertanyaan segila itu cuma lelucon receh dari musuh bebuyutannya. Tapi ternyata, satu jawaban 'iya' bisa jadi tiket masuk ke dunia yang sama sekali ga pernah ia bayangkan - dunia milik Park Jihoon dan teman-teman.
Sebagai ketua osis yang hidupnya lurus-lurus aja, Hyunsuk meerasa ga ada alasan untuk terus ketarik ke urusan anak geng motor kayak Jihoon. Tapi entah kenapa, takdir selalu nemuin cara buat nyeret mereka berdua ke situasi yang sama. Lagi. Dan lagi.
Mereka seperti kutub yang saling bertolak belakang: satu teratur dan dijunjung, satunya lagi liar dan sulit dipahami. Tapi entah bagaimana, semesta selalu berhasil mempertemukan mereka dalam situasi yang tak bisa dihindari.
Hyunsuk perlahan menyadari, di balik sikap sembrono dan wajah tengil Jihoon, ada sisi lain yang tak pernah ia sangka. Ada luka, rahasia, dan sebuah dunia yang perlahan membuka dirinya - membuat Hyunsuk sadar, apa arti rumah yang sebenarnya.
"Oh Jihoon si ketua Díamonds? Geng motor yang sukanya cosplay jadi keluarga cemara itu? Pfftt kek banci!"
"Kak Hyunsuk baik banget, jadi mama aku aja ya?"
"Mama? Ogah! Selera gue kan bukan om-om udah punya anak istri, dikira pelakor kali ah"
"Bukan! Bukan orang tua beneran, tapi mamah-mamah an, nanti yang jadi papa nya Papa Jihoon"
"HAH?!"
"I hate you, but then i love you"
"Kalo lo mau jadi pacar gue, lo juga harus terima semua anak-anak gue"
"Are you flirting or starting a fight?"
"Yes! Mama baru has been detected~"
- All pict cr: Pinterest
!!-Irregular updates-!!