QIANA'S WEDDING

QIANA'S WEDDING

  • WpView
    Reads 13
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 6, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Dulu, aku berpikir, nikah muda adalah pilihan terbaik yang pernah kuambil. Apalagi untukku yang hanya lulusan sekolah menengah atas. Mengikuti jejak teman-temanku, yang lebih dahulu menempuh biduk rumah tangga. Tapi, setelah beberapa waktu aku menjalani semuanya bersama dengan suamiku. Ternyata aku salah. Menikah muda, tak selamanya indah seperti cerita yang sering aku dengar. Bahkan menurutku, pernikahan yang kujalani ini, adalah awal dari 'penderitaan' baru untukku.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • philopobhia
  • My Sweet Husband
  • MENIKAH JALUR EXPRESS (TAMAT)
  • Antara Aska dan Via
  • Jadi Bunda [TERBIT]
  • Suamiku Sahabat Adikku
  • Young Married with Harry Styles? [COMPLETED]
  • A Day In My Love
  • Unwanted Wife
  • Nikah Muda& Otak Mesum

Setiap orang pasti ingin mempunyai jalan hidup yang sempurna, seperti setelah tamat SMA kuliah, kemudian lulus tepat waktu, mendapatkan pekerjaan dengan gaji yang diharapkan, jatuh cinta, menikah diusia 25 tahun, punya anak yang lucu-lucu Ya seperti itulah mungkin yang diidam-idamkan oleh kebanyakan kaum hawa, atau hanya aku saja? Tapi pada kenyataannya hidup ini tidak seindah apa yang kita bayangkan Ya... aku harus terima hanya lulusan SMA karena orang tuaku tidak mampu untuk membiayai kuliahku. Bekerja dengan gaji yang tidak sampai UMR, dan membantu keuangan keluarga. Bukan mengeluh sich, hanya saja melihat teman-teman lain yang bisa lulus kuliah dan bisa bekerja di suatu perusahaan membuatku merasa Yaaa... begitulah And I'm still jomblo di usiaku yang sudah 27 tahun ha.. ha... ha... sudah jauh dari apa yang aku impikan selama ini Well... it's okay. I'm singlenya and Verry happy Aku cukup bahagia dengan teman-temanku, paling tidak satnight ku tidak sampai jadi sadnight-lah ha.. ha.. ha.. Sampai suatu hari aku bertemu dengan seseorang yang merubah hidupku. Dan sampai pada akhirnya aku mempunyai suatu pobhia yang dinamakan Philophobia. Dan... Inilah kisahku

More details
WpActionLinkContent Guidelines