Zinnia Crystalaloe

Zinnia Crystalaloe

  • WpView
    Reads 691
  • WpVote
    Votes 88
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Nov 28, 2022
Pernahkah kalian berpikir segila Zinnia? Bermimpi memasuki dimensi yang terdapat Harry Potter beserta seluruh karakter yang berperan di novel milik J.K Rowling? Kalau kalian memiliki kesamaan dan kegilaan seperti Zinnia, maka kalian harus membaca Fanfic ini sampai selesai. Seluruh khayalan kalian terkabul disini, namun aneh karena seluruh alur melenceng jauh dari novel J.K Rowling. Apa yang terjadi dengan Harry dan Draco, mengapa peran mereka tertukar? Mengapa kedudukan mereka tertukar? Mengapa Harry menjadi senakal itu dan mengapa Draco ditindas oleh Harry? Mengapa asrama mereka tertukar? " Sebenarnya tempat apa ini, aku ingin pulang!" teriak zinnia setelah melihat semua kegilaan yang terjadi didimensi yang ia masuki tanpa diduga-duga. Start : 6 Agustus 2022
All Rights Reserved
#245
dracomalfoy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • CHOICE | ft. Hogwarts Student
  • Lost Love, Found Destiny: Draco Malfoy's Unexpected Soulmate X Reader
  • LETTERS FOR DRACO
  • 𝐏 𝐑 𝐎 𝐏 𝐇 𝐄 𝐂 𝐘 | draco malfoy
  • Scarlet Lies
  • Once Upon a Thyme [Terjemah] ✓
  • • HIDDEN MEMORIES •
  • ACCISMUS
  • Enemies of the Heir, Beware!
  • GALVANIZE

"Aku ingin tahu seberapa gilanya seorang Malfoy menculik putri Woods. Aku yakin kau harus sangat gila untuk melakukannya, benarkan, Mr Malfoy?" Draco mendengus, berjalan dengan angkuh mengitari kursi tempat Callista Woods diikat. "Yah, sudah sangat gila sepertinya" "Well, katakan" Callista menaikkan alisnya "Segila apa dirimu, Draco Malfoy" Draco menyeringai lalu melepaskan ikatan pada tangan Callista. Ia menarik Callista mendekat "Sangat gila Cassy" Draco menjentikan jarinya dan dalam sekejap, ruangan gelap itu berubah menjadi sebuah tempat indah dengan danau dan bunga-bunga cantik disekitarnya. Wajah Callista berbinar, senyumnya mengembang saat melihat bagaimana dengan perlahan bunga-bunga kuncup itu bermekaran. "Cantik sekali" tangannya terulur untuk menyentuh bunga Poppy disebelahnya tapi Draco menariknya cepat. "Beberapa dari mereka beracun Callista, jangan sentuh apapun" Gadis itu mengangguk dan mendekat pada bibir ranum Draco yang digilai gadis-gadis Slytherin dan Ravenclaw. Dia menekannya dan menyesapnya lembut membuat Draco mendesis dalam tautan mereka. Tangan Draco merambat naik, menekan tubuh Callista padanya. Callista juga melakukan hal yang sama, mengusap rahang Draco lembut. Hingga akhirnya Callista melepaskannya sepihak. Dan mengecupnya pelan sekali lagi. "Jauhi Harry Cassy" Tangan Callista yang semula mengalung pada leher Draco, sekarang mulai bergerak nakal mengelus lehernya. Pelan dengan gerakan sensual. Lagi lagi membuat Draco mendesis. "Draco, kau sangat mengerikan. Mengambil tanda kegelapan dan bersekutu dengan Voldemort. Aku tahu kau sudah bisa menebak apa jawabanku, Draco" Draco menundukan wajahnya. Menyatukan hidung mereka dan menggeseknya lembut. "Yah, sepertinya" ©opyright Linda Agust 2021 Disclaimer: Cerita ini aku ngambil latar dan beberapa tokoh dalam serial Harry Potter milik J.K Rowlings. Tapi ada beberapa hal yang bakal datang dari aku karena aku tidak terlalu paham dengan mantra dan keluarga penyihirnya. Terimkasi

More details
WpActionLinkContent Guidelines