FALL IN HIRAETH

FALL IN HIRAETH

  • WpView
    Reads 6
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 8, 2022
Kisah lama itu kembali terputar, potongan memori yang sejujurnya telah lama ingin ku tutup dengan rapat. Semuanya tentangmu, senyummu, tawamu, dan bagaimana caramu menatapku dengan istimewa. Satu yang pasti, satu yang membuatku menggila. Saat awal bertemu, saat mata kita saling beradu, jantungku berlomba menaikkan ritmenya dengan menggila. "Siapa kamu?" pertanyaan itu terbesit begitu saja. Hingga hari yang begitu menyenangkan berlalu mengukir kenangan. Hei, pria yang disana! kau mengingatnya bukan? canda memori tentang kita yang unik hingga akhirnya cinta itu tumbuh. Cinta yang katanya menyatukan dua anak cucu adam tapi karenanyalah jiwa kita menjadi asing. Terkadang mengingatnya saja membuatku tertawa geli. "Memori aneh sekaligus menyenangkan," pikirku. Tapi, kedewasaan dan waktu yang terus berjalan membuatku sadar, bahwa bertemu kamu adalah pembuka yang indah dalam kehidupan remajaku. Semua ini masih tentangmu, tentangmu yang kupaksa pergi, tentangmu dan tentang kita yang kuakhiri dengan keegoisan.
All Rights Reserved
#16
mystory
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Just Remembrance!
  • Full Of Scratches
  • FALLING IN LOVE
  • You're Here, But Not For Me
  • Why Do You Love Me [COMPLETED]
  • Sekali Lagi (End)
  • Aku Begitu Mengagumimu ♡ [BERES📖]
  • Hujan di Langit Aresta

Untuk : Ardian Entah bagaimana aku bisa memulainya. Tapi, ada sesuatu yang aneh terjadi padaku. Aku tak tau sampai kapan aku begini. Menanti cinta yang tak pasti. Ingin rasanya aku membisikkan kata cinta untuk hatimu. Agar kau bisa melihat besarnya rasa cintaku. Mengenaliku. Menemaniku menyusuri labirin-labirin kehidupan. Membantuku menyebrangi samudra tantangan. Hingga menemukan hilir kehidupan yang kekal. Aku ingin bersamamu menikmati hidup ini. Namun, apakah semua ini hanyalah sesuatu yang abstrak? Yang tak mungkin terjadi? *** Untuk : Krystal Kau, yang sebenarnya sudah berhasil sejak awal. Aku hanya ingin mengatakan itu. Sejak kali pertama kita bertemu di tempat pendaftaran teater. Kau yang menelponku, kau yang akan jatuh konyol dari panggung, kau yang menaruhkan kue cokelat di motorku, kau yang menyelipkan surat cinta di kue itu, kau yang menemaniku saat memasang poster, kau yang berada satu kelompok bersamaku saat olimpiade, kau yang menyanyikan musikalisasi puisimu saat di café, dan kau yang selalu berwajah konyol saat bertemu denganku. Itu semua sudah berhasil membuatku jatuh cinta padamu. Walau waktu kita selalu tidak tepat, tapi aku berharap, ini waktu yang tepat. Aku mencintaimu. Aku sangat mencintaimu. Ardian.

More details
WpActionLinkContent Guidelines