Cerita Asyella

Cerita Asyella

  • WpView
    Reads 125
  • WpVote
    Votes 20
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 20, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Asyella Kinara, gadis yang kerap di panggil Syella ini memiliki paras cantik, dengan kulit putih pucat dan semburat merah di pipinya. Gadis yang cukup ceria dan lemot membuat orang gemas akan tingkah laku nya. Siapa sangka gadis imut ini menyimpan banyak luka? Sampai ia bertemu Jeffran, lelaki yang berhasil menaklukan hati Syella. Mereka bertemu dan berkomunikasi di aplikasi chat. Syella baru saja menemukan bahagianya, sampai semesta merebut semuanya. "kamu semesta mas" "nanti kita mam eskrim bareng bareng" "mas ingkar janji" "kenapa tuhan jahat banget ya?" (bassed on true story) !! siapkan tissue dan mental!! !! yang copas gue doain hari nya senin terus!! • dukung cerita ini dengan vote dan komen • happy reading💗
All Rights Reserved
#775
marah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Don't Escape: Look At Me, Your Devil Angel
  • SF 3 : The Demon Quéén✓
  • Devaul • completed
  • Switch Over
  • TANTAN ; with you [ ON GOING ]
  • WHO ?
  • THE FATED 1 ; MY LUNA [ END ]
  • Topeng di balik Senyuman
  • PacarkuPshycopath (TAMAT)
  • WEREWOLF : The Story Of Sylvester [Completed]

"Merindukanku, sayang?" Suara itu. Senyuman iblis itu. Wajah yang tersenyum seolah tak berdosa yang pria itu tunjukkan membuat hati Renggana mendadak berubah menjadi remah roti yang siap hancur kapan saja. "Ba-bagaimana kau bisa ada disini?" "Itukah kalimat pertamamu untuk suamimu ini sayang? Setelah kau pergi begitu saja 3 tahun yang lalu?" "Kau bukan suamiku!" teriak Renggana emosi. Baginya, pria berwajah bak dewa itu bukanlah suaminya. Dia hanya iblis yang terkurung dalam tubuh manusia. Terdengar suara geraman dari mulut laki-laki tersebut. Rahangnya nampak jelas mengeras hingga otot wajahnya menegang. Gemertak gigi yang saling bergesekan seolah membuat seluruh syaraf tubuh Renggana mendadak mati. Perempuan itu benar-benar ketakutan. "Cukup Nana. Jika kau lanjutkan cara bicaramu yang seperti ini. Akan kupastikan hari ini semua temanmu akan menjadi tunawicara." Pias sudah wajah perempuan yang baru saja menginjak usia 24 tahun tersebut. Wajahnya pucat pasi karena tahu itu semua bukanlah sekadar ancaman saja. Apa yang dikatakan oleh Edzsel pasti akan menjadi kenyataan. "Kemarilah ... dan semua temanmu akan kubiarkan hidup dengan tenang." Tangan lelaki itu terulur kedepan. Menawarkan perlindungan pada istrinya yang masih terlihat ketakutan bahkan walau hanya berdekatan saja dengannya. Renggana masih diam terpaku dan memikirkan bagaimana caranya agar dia bisa selamat dari genggaman pria gila ini. Tapi mengingat nyawa kawan-kawannya menjadi taruhan, tak pelak membuat Renggana memilih untuk menyerah saat ini. Dia berjalan gontai mendekat kepada suaminya, yang kini sedang tersenyum penuh kemenangan sembari menatapnya. Terinspirasi dari lagu "Lily" Alan Walker. Nb: Sudah prnah kujelaskan di story sebelah ya (Kita: Judges), kalau aku itu gk terlalu like sm tipe manipulatif yg tdk terkalahkan. Jd di sini, protagonisnya emang bkn tipe yg diem2 bae di posesifin, oke? Aku gk suka kalau perempuannya lemah.😂 Ya ... dicoba baca dulu lah biar tahu:v Cover by Can

More details
WpActionLinkContent Guidelines