Can we Together?

Can we Together?

  • WpView
    Reads 20
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Dec 18, 2022
𝕂𝕖π•ͺπ•π•šπ•€π•’ π”Έπ•π•˜π•’π•£π•šπ•– π•Šπ•™π•¦π•—π•₯𝕙𝕒. Gadis blasteran Indo-Amerika yang berasal dari keluarga yang di kenal dengan kejayaan hartanya yang tak pernah habis, itu adalah marganya "Shuftha". Tetapi siapa sangka, dibalik keluarga kaya raya ini terdapat sisi gelap yang tak pernah orang-orang tau. Dan Shuftha, ayah dari Qeelah sendiri tak mengetahui apa yang dialami anaknya sendiri. π•„π•’π•›π•–π•œπ•€π•’ π•‚π•–π•§π•šπ•Ÿπ•šπ• . Lelaki tampan, pintar, nakal, dan memiliki tatapan tajam bak mata elang di manik hitam kelamnya. Dikenal sebagai anak yang nakal dan pemabuk. Ia adalah cahaya satu satunya yang Qeelah punya semasa hidupnya yang jauh dari kata baik. Hidup Kevin semakin rumit saat Qeelah meninggalkannya.
All Rights Reserved
#829
cutegirl
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Berandalan di Mata Sang Tuan Muda.
  • I'm Not Just a Figuran
  • GRAVARENZO
  • The Time
  • GHAIKA (REVISI)
  • Transmigrasi Ziora
  • Blueprint Pelarian Villain
  • ATLANTIS 2: PANGLIMA
  • EVANESCENT
  • Tsundere Maniak Susu

​Suara decit sepatu basket yang bergesekan dengan lantai semen SMA Nusantara Bakti seolah menjadi satu-satunya melodi yang akrab di telinga Arga. Matahari Jakarta yang menyengat di jam 12 siang sama sekali tidak ia gubris. Peluh membasahi jersey birunya, mengalir melewati leher dan hilang di balik kain yang sudah basah kuyup. ​Bagi Arga, hanya di lapangan ini dunia terasa jujur. Di sini, musuhnya jelas: ring basket dan lawan main. Tidak ada teriakan ibunya yang melengking menyalahkan takdir, tidak ada bau alkohol dari ayahnya yang pulang pagi membawa tumpukan utang baru, dan tidak ada beban rasa bersalah setiap kali melihat kakaknya pulang kerja dengan wajah pucat demi membiayai sekolahnya. ​"Arga! Berhenti main atau gue laporin ke BK karena bolos jam sejarah lagi!" ​Arga menghentikan dribel bolanya. Ia menoleh, menyeka keringat dengan punggung tangan, lalu menyeringai tipis melihat pengurus OSIS yang berdiri di pinggir lapangan dengan buku catatan. ​"Laporin aja," sahut Arga santai. "Ruang BK udah kayak rumah kedua buat gue, sekalian titip salam buat Pak Hendra." ​Di sisi lain koridor sekolah yang lebih dingin karena hembusan AC, melangkah sosok yang menjadi pusat gravitasi SMA Nusantara Bakti. Adrian. ​Setiap langkahnya terukur, seragamnya rapi tanpa cela, dan wajah blasterannya yang seolah dipahat langsung oleh malaikat, selalu memasang ekspresi datar yang sulit ditembus. Sebagai Ketua OSIS sekaligus putra tunggal dari pemilik Arsenio Group, Adrian adalah definisi kesempurnaan yang nyata. Hidupnya adalah garis lurus yang tenang, penuh fasilitas, dan kasih sayang yang melimpah. β€‹βŠΉ ΰ£ͺ οΉπ“ŠοΉπ“‚οΉβŠΉ ΰ£ͺ Λ–βŠΉ ΰ£ͺ οΉπ“ŠοΉπ“‚οΉβŠΉ ΰ£ͺ Λ– WARNING ⚠ - bΓ—b - BL lokal - Mpreg - ini cerita bl, awas jangan salah lapak. - banyak typo bertebaran.

More details
WpActionLinkContent Guidelines