AGRA & ADIBA

AGRA & ADIBA

  • WpView
    Reads 1,759
  • WpVote
    Votes 96
  • WpPart
    Parts 27
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 12, 2024
"Lo cewek tergajelass yang pernah gue temuin."-Agra Mahardika. "Asal lo tau, lo juga cowok terkejam yang pernah gue temuin."-Adiba Maheswari dengan ekspresi datar nya. 《----------------》 Agra Mahardika, laki-laki berparas tampan yang tak tahu cara nya berterima kasih, keras kepala, suka nyari ribut, tidak bisa mengerti perasaan orang lain namun banyak disegani oleh para siswi disekolah nya. Dan kini Agra dipertemukan dengan Adiba Maheswari, perempuan dengan paras cantik yang memiliki sifat cuek, dingin ,males cari ribut ,tak suka banyak omong dan tidak suka basa basi. Bagaimana Adiba akan menghadapi Agra yang keras kepala dan tak tahu diri itu? Mari kita lihat perjalanan kisah cinta mereka. 《-----------------》 * * * * * * ⚠ Mengandung kata-kata kasar seperti umpatan dan lain nya. ⚠ Cerita ini murni hasil dari pemikiran saya sendiri. Dilarang keras untuk menyalin dan menjiplak cerita saya. {JANGAN LUPA DI FOLLOW YAA:)} Cover by : pinterest
All Rights Reserved
#41
reno
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • guru yang menyukai murid
  • DILEMA CINTA [END] COMPLETED
  • Cintaku Berawal Dari Sepatu Terbang  ( Bara )
  • Naura & Lukanya
  • ON SIGHT (Completed)
  • Ar'Gatha (selesai✔)
  • Tangkai Cinta Milikku (Andai aku bisa kembali) -Tahap Revisi-
  • LANGIT JINGGA (TAMAT)
  • Nada - nada Raka (Complete)
  • Langit Yang Merenggut Cinta

Bab 1 - Guru Baru Bernama Arga SMA Nirwana kedatangan guru baru Bahasa Indonesia: Arga Mahendra, pria 28 tahun, berwajah tenang dan penuh wibawa. Meski belum menikah, sikapnya dewasa dan penuh pengertian, membuat banyak siswa segan namun penasaran. Di kelas XII-3, seorang siswi bernama Tara Kirana dikenal bandel, tapi cerdas. Hobinya menulis puisi satir dan mengganggu guru. Namun saat bertemu Pak Arga, ia menemukan lawan yang tak mudah dipatahkan. --- Bab 2 - Esai yang Membuka Luka Dalam tugas ujian akhir semester, Tara menulis esai berjudul: "Guru yang Tak Pernah Tahu Aku Sedang Jatuh Cinta." Arga membacanya larut malam. Kalimat-kalimatnya tajam dan jujur. Ia tak tahu harus tersenyum atau khawatir. > "Kau tahu rasanya mencintai seseorang yang bahkan tak boleh kau tatap lebih lama dari lima detik?" Bab 3 - Kopi, Kelas, dan Kode Diam Kedekatan perlahan tumbuh. Tara mulai sering membantu di perpustakaan, hanya agar bisa melihat Arga lebih lama. Arga mulai gelisah, tapi tak bisa mengusir Tara. Mereka berbicara tentang sastra, tentang kehidupan, dan tentang kehilangan. Namun semua masih dalam batas guru-murid... sejauh mungkin.

More details
WpActionLinkContent Guidelines