AGRA & ADIBA

AGRA & ADIBA

  • WpView
    LETTURE 1,813
  • WpVote
    Voti 123
  • WpPart
    Parti 27
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione dom, mag 12, 2024
"Lo cewek tergajelass yang pernah gue temuin."-Agra Mahardika. "Asal lo tau, lo juga cowok terkejam yang pernah gue temuin."-Adiba Maheswari dengan ekspresi datar nya. 《----------------》 Agra Mahardika, laki-laki berparas tampan yang tak tahu cara nya berterima kasih, keras kepala, suka nyari ribut, tidak bisa mengerti perasaan orang lain namun banyak disegani oleh para siswi disekolah nya. Dan kini Agra dipertemukan dengan Adiba Maheswari, perempuan dengan paras cantik yang memiliki sifat cuek, dingin ,males cari ribut ,tak suka banyak omong dan tidak suka basa basi. Bagaimana Adiba akan menghadapi Agra yang keras kepala dan tak tahu diri itu? Mari kita lihat perjalanan kisah cinta mereka. 《-----------------》 * * * * * * ⚠ Mengandung kata-kata kasar seperti umpatan dan lain nya. ⚠ Cerita ini murni hasil dari pemikiran saya sendiri. Dilarang keras untuk menyalin dan menjiplak cerita saya. {JANGAN LUPA DI FOLLOW YAA:)} Cover by : pinterest
Tutti i diritti riservati
#10
reno
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • guru yang menyukai murid
  • KESAYANGAN RAKHA
  • ARGA [Completed]
  • Bad Boy Erlangga
  • Langit Yang Merenggut Cinta
  • Nada - nada Raka (Complete)
  • SEMESTA (END)
  • ON SIGHT (Completed)
  • dimana janji tersebut

Bab 1 - Guru Baru Bernama Arga SMA Nirwana kedatangan guru baru Bahasa Indonesia: Arga Mahendra, pria 28 tahun, berwajah tenang dan penuh wibawa. Meski belum menikah, sikapnya dewasa dan penuh pengertian, membuat banyak siswa segan namun penasaran. Di kelas XII-3, seorang siswi bernama Tara Kirana dikenal bandel, tapi cerdas. Hobinya menulis puisi satir dan mengganggu guru. Namun saat bertemu Pak Arga, ia menemukan lawan yang tak mudah dipatahkan. --- Bab 2 - Esai yang Membuka Luka Dalam tugas ujian akhir semester, Tara menulis esai berjudul: "Guru yang Tak Pernah Tahu Aku Sedang Jatuh Cinta." Arga membacanya larut malam. Kalimat-kalimatnya tajam dan jujur. Ia tak tahu harus tersenyum atau khawatir. > "Kau tahu rasanya mencintai seseorang yang bahkan tak boleh kau tatap lebih lama dari lima detik?" Bab 3 - Kopi, Kelas, dan Kode Diam Kedekatan perlahan tumbuh. Tara mulai sering membantu di perpustakaan, hanya agar bisa melihat Arga lebih lama. Arga mulai gelisah, tapi tak bisa mengusir Tara. Mereka berbicara tentang sastra, tentang kehidupan, dan tentang kehilangan. Namun semua masih dalam batas guru-murid... sejauh mungkin.

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti