We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
POKERFACE.

POKERFACE.

  • WpView
    Reads 44
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadComplete Mon, Feb 26, 2024
WpInfo
Non-Fiction
**update setiap malam selasa secara random*** ‎ ‎ "Di sini, aku berdiri tepat di depan pusaramu. Melihat namamu yang terukir indah di batu nisan membuatku mengingat kenangan-kenangan indah masa lalu bagai terjadi waktu kemarin. Suaramu bagai melodi indah, seakan menari anggun di telingaku. Senyumanmu terukir elok, seakan lukisan terkenal museum. Semuanya masih terasa segar untuk diingat, seakan kaset yang selalu diputar. ‎ ‎ "Sedih. Marah. Senang. Takut. Semuanya bercampur menjadi satu. Namun, puncak segalanya adalah rindu. Sejauh apapun aku berlari, namun masa lalu tetap selalu menjadi bayanganku, yang tidak pernah meninggalkanku. Maka dari itu, aku akan teguh melaksanakan wasiatmu. Tersenyum. Itulah pesan terakhirmu. Aku tidak akan menangis lagi. Aku akan terus mencoba untuk menerima semuanya dengan terbuka. Pahitnya masa lalu. Perihnya takdir. Sekarang aku cukup dewasa untuk mengerti. Maka dari itu, aku akan berjanji. Peninggalanmu adalah rasa sedih terakhirku, ibu." *** ‎ ‎ Namaku Michael Henderson. Aku adalah seorang pencuri. Karena sebuah kesalahan, aku menculik seorang gadis. Sialnya, dia bukanlah gadis biasa, melainkan seorang anak dari pejabat negeri Paman Sam dan salah satu anggota mafia terbesar di negeri tersebut. Disitulah awal masalah dimulai
All Rights Reserved
#912
criminal
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Serendipity
  • Setan Merah
  • The Perfect Strangers
  • MY MAFIA! (revision)
  • REMBAS [Tamat]
  • Handsome Psychopath Wanted [Complete]
  • The Billionaire's Revenge
  • The Rogue Hellion - #bountyhunterseries 2.0 [✓] 🔚
  • The Angel Of Death [Completed]
  • Double AL (COMPLETE)

"Sayang sekali." "Terpaksa aku harus menghabisi mu dengan tanganku sendiri." Ujarnya sembari mengeluarkan pistol dari saku belakangnya. Pistol itu ia arahkan di kening Karina, senyuman tipis terbit di bibir tebalnya. "Kamu harus mati dan membawa anak sialan mu itu." "Karena sekarang kamu sudah tidak berguna bagiku." Suara kekehan dari Darren seakan membuat rasa sakit Karina semakin bertambah. Karina hanya diam dengan kedua manik yang semakin lama semakin sayu. Air mata terus mengalir dari pelupuk matanya dibarengi dengan penyesalan di setiap tetesannya. Tapi ia tahu, ini semua sudah terlambat. Semuanya sudah terjadi. Karina kembali terbatuk dengan diikuti darah yang keluar dari mulutnya. "Ka-kamu biadab!" '𝘢𝘬𝘶 𝘵𝘢𝘩𝘶 𝘣𝘢𝘩𝘸𝘢 𝘢𝘬𝘶 𝘢𝘥𝘢𝘭𝘢𝘩 𝘮𝘢𝘬𝘩𝘭𝘶𝘬 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘵𝘢𝘩𝘶 𝘵𝘦𝘳𝘪𝘮𝘢 𝘬𝘢𝘴𝘪𝘩 𝘥𝘢𝘯 𝘱𝘦𝘯𝘶𝘩 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘥𝘰𝘴𝘢. 𝘛𝘢𝘱𝘪 𝘛𝘶𝘩𝘢𝘯, 𝘬𝘶𝘮𝘰𝘩𝘰𝘯 𝘣𝘦𝘳𝘪 𝘢𝘬𝘶 𝘬𝘦𝘴𝘦𝘮𝘱𝘢𝘵𝘢𝘯 𝘬𝘦𝘥𝘶𝘢. 𝘐𝘻𝘪𝘯𝘬𝘢𝘯 𝘢𝘬𝘶 𝘮𝘦𝘮𝘱𝘦𝘳𝘣𝘢𝘪𝘬𝘪 𝘴𝘦𝘮𝘶𝘢𝘯𝘺𝘢.' "It's time to say good bye." 𝘋𝘰𝘳𝘳

More details
WpActionLinkContent Guidelines