JANU
  • WpView
    Reads 306
  • WpVote
    Votes 72
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Dec 28, 2022
Seorang remaja yang menggunakan seragam putih abu-abu duduk di samping makam, wajahnya terlihat tampan dan karismatik ia duduk sembari mencabut rumput yang sudah lumayan panjang, Anehnya pemuda tersebut mengunjungi makam di pagi buta, disaat semua pasang manusia masih memejamkan matanya, dan matahari masih menyembunyikan cahaya nya wajahnya begitu tegas sedangkan matanya menyiratkan ribuan luka. Tatapan matanya berkaca kaca, kemudian ia menghela nafas kasar "Sepertinya semua akan jauh lebih mudah ketika lo ada disini," setelah ucapan itu dadanya bergemuruh, di balik usianya yang masih terbilang muda ia harus menanggung beban yang kelewat berat "Harusnya ketika hari itu lo bilang mau ikut nggak, harusnya gue jawab ikut, dengan begitu gue nggak perlu ada disini,"
All Rights Reserved
#14
papah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sejenak Luka
  • Aku dan Luka [Sudah Terbit]
  • ZEYA
  • In My Dream (Selesai)
  • Menyerah atau Bertahan?
  • Shena Aquella {SELESAI}.
  • AIR JADI BINTANG
  • Breathe

"Jean, Nara pinjam uang boleh? Uang jajan Nara dipotong ayah karena nilai ulangan fisika Nara turun jadi 85." "Jean, Nara boleh nebeng pulang di motor Jean, nggak? Bentar lagi ujan, Nara gak punya uang naik angkot." "Jean, boleh pinjam baju olahraga? Punya Nara disobekin sama temen-temen Nara." "Jean, kata temen Nara, Nara gak pantas jadi kakak Jean. Itu benar, ya?" "Kenapa Jean dan Arkan selalu jahat ke Nara?" *** Naraka tidak pernah mengeluh, kendati sakitnya sejak kecil tak pernah luruh. Naraka tidak iri pada saudaranya, kendati takdir begitu keji untuknya. Naraka menyayangi ayahnya, Arkan, dan Jean. Mirisnya, semuanya tidak pernah menginginkan entitas Naraka di hidup mereka. Karena Naraka cacat. Penuh cela. Naraka dibenci. Naraka disiksa. Naraka ditinggal. Naraka tidak memiliki alasan lagi untuk bertahan dengan luka. Temukan kisah perjalanan hidup Naraka bersama orang-orang tersayangnya di semesta. Membawa sejenak luka lalu pergi menghampirkan duka.

More details
WpActionLinkContent Guidelines